Valentino Rossi Sebut GP San Marino Momen Terbaiknya di MotoGP 2020

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis · Minggu 06 Desember 2020 06:16 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 06 38 2322461 valentino-rossi-sebut-gp-san-marino-momen-terbaiknya-di-motogp-2020-o6QN1qvjcb.jpg Valentino Rossi melambaikan tangan (Foto: Yamaha MotoGP)

TAVULLIA – Kejuaraan Dunia MotoGP 2020 memang berlangsung kurang baik bagi Valentino Rossi. Pun begitu, pembalap Tim Monster Energy Yamaha tersebut punya satu kenangan manis yang diingat, yakni MotoGP San Marino 2020, 13 September silam.

Balapan di Sirkuit Misano World Marco Simoncelli selalu terasa spesial buat Valentino Rossi. Betapa tidak, sirkuit tersebut hanya berjarak sepelemparan batu dari kampung halamannya, Tavullia. Apalagi, GP San Marino 2020 adalah seri perdana yang dihadiri penonton pada musim ini.

Pekan balapan spesial itu hampir saja berakhir manis bagi Valentino Rossi. Ia nyaris naik podium di posisi tiga andai tidak disalip Joan Mir pada putaran terakhir. Jika tidak, maka The Doctor akan bergabung di podium bersama dua anak didiknya, Franco Morbidelli dan Francesco Bagnaia.

Baca juga: Valentino Rossi Tampil Buruk di MotoGP 2020, Mantan Mekanik Beri Pembelaan

Valentino Rossi disalip Joan Mir (Foto: MotoGP)

Kendati akhir balapan cukup pahit, Valentino Rossi tetap menyebut MotoGP San Marino 2020 adalah titik tertingginya pada musim lalu. Bahkan, kegetiran itu mengalahkan manisnya podium pada MotoGP Andalusia 2020.

Infografis Valentino Rossi

“Ada beberapa momen bagus, saya menyukai balapan pertama di Misano, di mana sayangnya Joan Mir mengalahkan saya di putaran terakhir,” ujar Valentino Rossi, dinukil dari Motorsport, Minggu (6/12/2020).

“Saya kehilangan podium memang. Saya menjalani balapan cukup bagus dan Franco finis di depan Pecco (Bagnaia). Lalu Luca (Marini) dan (Marco) Bezzecchi finis 1-2 di Moto2. Jadi, itu hari yang hebat untuk akademi (VR46),” imbuh pria berusia 41 tahun itu.

Sayangnya, memori manis di Misano itu menjadi titik balik dari pencapaian Valentino Rossi pada MotoGP 2020. Pada seri berikutnya, GP Emilia Romagna, pembalap bernomor motor 46 itu malah gagal finis setelah terjatuh.

Celakanya, pada dua seri berikutnya, Valentino Rossi juga kembali harus mencium aspal. Sudah jatuh tertimpa tangga. Pacar dari Francesca Sofia Novello itu malah terpapar virus Corona jelang pekan balapan MotoGP Aragon 2020, Oktober lalu.

Valentino Rossi gagal finis

Untuk pertama kalinya sejak 2017, Valentino Rossi harus absen membalap. Ia melewatkan dua balapan beruntun di Aragon, tetapi bisa kembali pada GP Eropa di Valencia. Lagi, kesialan menimpanya sehingga kembali gagal finis.

Rentetan hasil buruk itu membuat Valentino Rossi mengakhiri Kejuaraan MotoGP 2020 di posisi 15 pada klasemen akhir. Itu merupakan posisi terburuk yang pernah diraihnya sepanjang berkarier di MotoGP sejak 2000.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini