Lorenzo Tuding Ada 2 Orang yang Sebabkan Dirinya Didepak Yamaha

Djanti Virantika, Jurnalis · Rabu 25 November 2020 14:52 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 25 38 2315947 lorenzo-tuding-ada-2-orang-yang-sebabkan-dirinya-didepak-yamaha-S0zxbshoyx.jpg Jorge Lorenzo. (Foto: MotoGP)

LUGANO Jorge Lorenzo secara blak-blakan membicarakan soal kontraknya yang tak lagi diperpanjang Yamaha sebagai test rider atau pembalap penguji. Ia menuding ada dua orang yang menjadi penyebab dirinya didepak dari Yamaha.

Pihak Yamaha memang memastikan takkan lagi menggunakan jasa Lorenzo di MotoGP 2021 sebagai test rider. Perannya digantikan oleh Cal Crutchlow mulai musim depan.

Jorge Lorenzo

Dengan begitu, Lorenzo hanya bekerja selama semusim sebagai test rider Yamaha. Keputusan Yamaha mengganti Lorenzo dengan Crutchlow sendiri dikabarkan terjadi karena kurang puas dengan kinerja Por Fuera -julukan Lorenzo- di pengujian terakhir.

BACA JUGA: Valentino Rossi Sering Ketiban Sial di MotoGP 2020

Dalam tes yang digelar secara resmi oleh pihak MotoGP di Portugal, Lorenzo memang tampil memble. Ia mencatatkan waktu terburuk dari pembalap penguji tim lainnya.

Atas dasar ini, Yamaha pun berpikir ulang untuk memperpanjang kerja samanya dengan Lorenzo. Sebab, tim tersebut berharap bisa memiliki motor yang kompetitif pada musim depan.

Terkait kondisi ini, Lorenzo menyatakan bahwa ada beberapa orang yang menjadi penyebab utama kontraknya tak diperpanjang Yamaha. Meski begitu, Lorenzo tak menyebutkan secara gamblang nama dua orang yang ditudingnya tersebut.

Pastinya, Lorenzo mengatakan bahwa dua orang itu tak termasuk Lin Jarvis yang menjadi direktur di tim Yamaha. Meski kecewa dengan keputusan tersebut, juara tiga kali MotoGP itu tetap berusaha menerimanya.

Jorge Lorenzo

"Saya pikir keputusan dibuat hanya oleh beberapa orang,"  ujar Lorenzo, sebagaimana dikutip dari Tutto Motori Web, Rabu (25/11/2020).

“Dan saya tidak sedang berbicara tentang Lin Jarvis. Dua orang yang telah memilih untuk tidak memperbarui kontrak saya, keputusan yang bagi saya tidak adil, tetapi pada akhirnya harus saya hormati,” tukasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini