Maverick Vinales Merasa MotoGP 2020 seperti Bencana

Admiraldy Eka Saputra, Jurnalis · Senin 23 November 2020 02:05 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 23 38 2314123 maverick-vinales-merasa-motogp-2020-seperti-bencana-kbOi8Cq4ua.jpg Pembalap Monster Energy Yamaha, Maverick Vinales (Foto: MotoGP)

PORTIMAO - Maverick Vinales gagal bersaing di MotoGP 2020. Meski sempat dijagokan, pembalap Monster Energy Yamaha itu justru merasa musim ini seperti bencana bagi dia dan timnya.

Rider asal Spanyol itu hanya berhasil naik podium sebanyak tiga kali sejak awal musim. Masalah yang belum teratasi pada motor Yamaha membuatnya begitu sulit untuk bersaing musim ini.

Pembalap berjuluk Top Gun itu bahkan menyebut MotoGP 2020 sebagai musim terburuknya selama berkarier di dunia balap motor. Vinales sendiri tidak paham apa yang membuat performanya menurun di lintasan.

Hasil positif bahkan belum juga mengikutinya saat mentas di seri terakhir di Portugal. Rekan satu tim Valentino Rossi itu hanya mampu menyelesaikan balapan di urutan ke-11.

Baca juga: Bukan Quartararo, Morbidelli Sabet Gelar Pembalap Tim Independen Terbaik

Vinales yang mengawali balapan dari posisi kedelapan gagal bersaing dengan para pembalap yang berada di depannya. Rekan satu tim Valentino Rossi itu justru perlawan dilewati hingga hanya finis di posisi 11.

Berbicara mengenai hasil, Vinales mengaku enggan berkomentar lebih banyak. Pembalap berjuluk Top Gun itu memang tak punya gambaran kalau dirinya bakal bisa kompetitif pada seri terakhir kali ini.

"Saya tidak ingin terlalu terlihat berambisi untuk tampil maksimal, itulah mengapa saya tidak mengatakan apa-apa. Saya tidak ingin berkomentar banyak sekarang," ujar Vinales dilansir dari laman Speedweek, Senin (23/11/2020).

“Setidaknya sesuatu yang positif. Tapi musim ini benar-benar bencana. Musim terburuk dalam karir saya. Sulit untuk dimengerti," ujar Vinales seperti dilansir dari laman Speedweek, Senin (23/11/2020).

Meski demikian, saat ini Vinales tak ingin berkomentar lebih jauh. Eks pembalap Suzuki Ecstar itu memilih untuk tetap tenang dan melakukan istirahat cukup juga bersiap untuk menghadapi balapan musim depan.

"Tapi sekarang saatnya pulang dan tetap tenang. Ada orang lain yang harus khawatir tentang itu, ”tandasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini