Dovizioso: Jadi Pembalap Ducati Itu sangat Berat!

Ezha Herdanu, Jurnalis · Kamis 19 November 2020 16:25 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 19 38 2312484 dovizioso-jadi-pembalap-ducati-itu-sangat-berat-ascrIMkx5m.jpg Andrea Dovizioso (Foto: motogp.com)

Ya, Dovizioso mengakui bahwa selama delapan musim memperkuat Tim Ducati, ia kerap menarik urat lehernya demi mendapatkan hal yang diinginkan. Kondisi itu juga yang membuat Dovizioso pun akhirnya memilih menyudahi perjalanan kariernya bersama Tim Ducati.

“Pengalaman saya di Ducati jauh lebih ekstrem daripada di Honda dan Yamaha. Segala hal yang saya lakukan di Ducati pada beberapa tahun terakhir benar-benar dilakukan dengan cara orang Italia, yang mana harus ngotot dan penuh risiko,” jelas Dovizioso, seperti disadur dari GPOne, Kamis (19/11/2020).

Baca Juga: Mir-Rins Kompak Tampil Mentereng di MotoGP 2020, Dovizioso Puji Suzuki

“Inilah yang bikin Ducati kembali kompetitif dan kembali berprestasi dalam waktu singkat. Entah apakah hasil yang sama akan saya dapat jika kami bekerja dengan cara orang-orang Jepang, tapi saya juga tak tahu apakah hasilnya memang akan berbeda dan apakah kami bakal butuh waktu lebih lama untuk bangkit?” lanjut pembalap berusia 34 tahun itu.

“Saya ambil keputusan tak lanjut di Ducati sebelum kami berargumen dan bikin musim balap makin kacau. Ducati sendiri, karena mereka percaya pada proyeknya sendiri, mengambil semua keputusan soal masa depan mereka saat karantina berjalan, dan sebelum kami berkompetisi tahun ini,” tuntasnya.

(Ram)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini