Kinerja Jorge Lorenzo sebagai Pembalap Penguji Yamaha Panen Kritik

Andika Pratama, Jurnalis · Senin 16 November 2020 00:01 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 15 38 2310056 kinerja-jorge-lorenzo-sebagai-pembalap-penguji-yamaha-panen-kritik-lfI7NQMZUh.jpg Jorge Lorenzo (Foto: Laman resmi MotoGP)

VALENCIA – Direktur Tim Monster Energy Yamaha, Massimo Meregalli, mengkritik sang pembalap penguji, Jorge Lorenzo. Menurut Meregalli, Lorenzo tidak memberikan umpan balik, seperti yang diharapkan, selama menjadi pembalap penguji.

Lorenzo yang pensiun pada akhir musim lalu, bergabung kembali ke Yamaha sebagai pembalap penguji. Yamaha berharap keberadaan Lorenzo, yang tiga kali juara MotoGP, akan meningkatkan kualitas motor YZR-M1.

Jorge Lorenzo (Foto: Twitter/@YamahaMotoGP)

Namun, harapan Yamaha tidak menjadi kenyataan. Meregalli menilai Lorenzo kurang serius dalam menjalani perannya sebagai pembalap penguji. Ketidakseriusan Lorenzo terlihat saat melakukan tes di Sirkuit Portimao, Portugal, pada awal Oktober silam.

Oleh sebab itu, Yamaha pun mengambil keputusan besar dengan tidak memperpanjang kontrak Lorenzo. Yamaha telah merekrut Cal Crutchlow, yang tidak memiliki tim setelah berpisah dengan LCR Honda, sebagai pembalap penguji di MotoGP 2021.

BACA JUGA: Yamaha Rekrut Crutchlow, Jarvis: Terima Kasih Jorge Lorenzo!

“Tentunya Jorge (Lorenzo) tidak berlatih karena tidak berniat melakukan tes apa pun hingga akhir tahun. Kami mungkin tidak mendapatkan apa yang kami harapkan dari pembalap penguji,” ujar Meregalli, menyadur dari Tutto Motori Web, Senin (16/11/2020).

“Ketika kami melakukan tes Portimao, kami melihatnya belum siap. Saya tahu kami mengatakan tidak akan mencoba lagi, tetapi kami tidak mendapatkan umpan balik yang diharapkan,” tuturnya.

Yamaha telah menutup buku perjalanannya dengan Lorenzo. Tim pabrikan asal Iwata, Jepang itu, akan mengembangkan YZR-M1 bersama Crutchlow yang kaya pengalaman di MotoGP.

BACA JUGA: Aleix Espargaro Ragu Lorenzo Bakal Gantikan Iannone di Aprilia

Crutchlow sudah berlaga di MotoGP sejak 2011 hingga musim ini. Selama berkarier di MotoGP, Crutchlow pernah membela Monster Energy Yamaha Tech3 (2011-2013), Ducati (2014), dan LCR Honda (2015-2020).

Pengalaman itu diharapkan mampu membantu Yamaha mengembangkan YZR-M1 menjadi lebih baik ketimbang sekarang. Sebab, target besar Yamaha adalah YZR-M1 menjadi motor yang bisa membawa pembalapnya menjadi juara.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini