Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Ali Abdelaziz, Sosok Lain yang Berjasa bagi Khabib Nurmagomedov

Wikanto Arungbudoyo , Jurnalis-Senin, 09 November 2020 |14:08 WIB
Ali Abdelaziz, Sosok Lain yang Berjasa bagi Khabib Nurmagomedov
Ali Abdelaziz, sosok manajer sekaligus rekan berlatih Khabib Nurmagomedov (Foto: Instagram/@aliabdelaziz000)
A
A
A

KESUKSESAN Khabib Nurmagomedov tidak diraih dengan instan. Ada peran banyak pihak hingga pria berusia 32 tahun itu bisa mencatatkan rekor kemenangan 29-0. Salah satunya adalah sang manajer, Ali Abdelaziz.

Karier cemerlang Khabib Nurmagomedov memang tidak terlepas dari polesan mendiang ayahnya, Abdulmanap. Sang ayah adalah sosok yang menggembleng dirinya begitu keras sejak masih remaja. Namun, tanpa peran Ali Abdelaziz, The Eagle tidak akan terkenal seperti sekarang.

Peran besar Ali Abdelaziz itu diakui sendiri oleh Khabib Nurmagomedov. Lewat media sosialnya, pria kelahiran Sil’di itu berterima kasih atas peran besar sang manajer. Lalu, siapa sebenarnya sosok Ali Abdelaziz?

Baca juga: Islam Makhachev Batal Duel, Khabib Nurmagomedov Beri Dukungan lewat Kutipan Hadis

Khabib Nurmagomedov dan ayahnya Abdulmanap

Lahir dengan nama lengkap Ali Ibrahim Abdelaziz, lelaki yang lahir di Mesir itu sudah cukup lama bergelut dengan dunia tarung gaya campuran (MMA). Bahkan, Ali Abdelaziz pernah tercatat bertarung sebanyak empat kali pada ajang MMA.

Debutnya ditandai dengan manis pada 22 Mei 2004 dengan menaklukkan Chee Bates di Castle Rock, Colorado. Sayangnya, setelah itu Ali Abdelaziz tiga kali kalah beruntun. Duel melawan Caol Uno tercatat sebagai pertarungan terakhirnya pada 12 Maret 2007 dengan rekor menang sekali, kalah tiga kali.

Setelah itu, Ali Abdelaziz mendirikan manajemen yang diberi nama Dominance MMA Management. Dari mana inspirasi untuk mendirikan manajemen sendiri? Sekira satu dekade lalu, Renzo Gracie, salah satu pendiri MMA, memintanya untuk menjadi manajer.

Reputasi sebagai manajer papan atas untuk atlet-atlet MMA tidak dibangun dalam sehari. Diakui Ali Abdelaziz sendiri, pengalaman sebagai atlet profesional, sekali pun tidak mentereng, sangat membantunya dalam membesarkan Dominance MMA Management.

“Sejujurnya, ini adalah reputasi yang dibangun dari mulut ke mulut. Banyak atlet yang menjadi klien saya, adalah kenalan dari seorang teman, atau rekan berlatih. Saya dulu adalah petarung profesional. Meski tidak terlalu bagus, tetapi itu cukup membantu merasakan apa yang mereka alami,” papar Ali Abdelaziz, dikutip dari South China Morning Post (SCMP), Senin (9/11/2020).

Kliennya pun bukan nama-nama sembarangan. Selain Khabib Nurmagomedov, ada Justin Gaethje, Kamaru Usman, dan Henry Cejudo. Itu baru segelintir nama besar, belum yang lain. Baginya Dominance MMA bukan untuk sembarangan orang karena semua harus ada di jalur yang sama.

“Dominance MMA bukan untuk semua orang. Jika Anda datang ke sini, Anda harus ada di halaman yang sama dengan yang lain. Mereka harus saling menghormati dan menjadi bagian dari tim. Saran yang selalu saya berikan kepada petarung adalah soal kepercayaan. Jika Anda merasa enak dengan seseorang, Anda harus percaya,” tukas Ali Abdelaziz.

(Fetra Hariandja)

Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita Sport lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement