Dorna Pastikan 3 Seri Terakhir MotoGP 2020 Jalan Terus

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis · Selasa 27 Oktober 2020 07:44 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 27 38 2300042 dorna-pastikan-3-seri-terakhir-motogp-2020-jalan-terus-3A8B6O8R21.jpg MotoGP Valencia 2019 di Sirkuit Ricardo Tormo (Foto: MotoGP)

ALCANIZ – Pemberlakuan jam malam oleh Pemerintah Spanyol mengancam penyelenggaraan MotoGP Eropa dan Valencia 2020, 8-15 November 2020. CEO Dorna Sports, Carmelo Ezpeleta, memastikan aturan tersebut tidak akan mengganggu penyelenggaraan balapan.

Sekadar informasi, Pemerintah Spanyol memberlakukan pembatasan aktivitas di malam hari usai kasus positif Covid-19 di negara tersebut meningkat beberapa hari terakhir. Jam malam tersebut ditetapkan berlaku pada pukul 23.00 hingga 06.00 waktu setempat.

Peraturan tersebut jelas mengancam MotoGP Eropa dan Valencia 2020 yang akan diselenggarakan di Sirkuit Ricardo Tormo. Situasi akan semakin rumit jika pemerintah menetapkan pembatasan bepergian di seantero Spanyol.

Baca juga: Bradl Bicara soal Potensi Marc Marquez Comeback di Valencia

MotoGP Aragon 2020 (Foto: Twitter/@FabioQ20)

Dorna Sports selalu promotor MotoGP, melalui CEO Carmelo Ezpeleta, memastikan aturan tersebut tidak akan mengganggu penyelenggaraan balapan. Sebab, seluruh aktivitas di paddock dan sekitarnya, berakhir sebelum pukul 22.00 waktu setempat.

“Untuk saat ini, tidak ada yang berubah. Pemberlakuan keadaan darurat di Spanyol, secara prinsip, tidak akan mengganggu situasi kami,” ujar Carmelo Ezpeleta, di sela-sela MotoGP Teruel 2020 di Sirkuit Motorland Aragon, Alcaniz, dikutip dari Crash, Selasa (26/10/2020).

“Kami bekerja selama balapan dan jika ada pembatasan pergerakan setelah pukul 22.00 hingga pagi, itu tidak berdampak pada kami. Untuk saat ini, kami akan melanjutkan (Kejuaraan Dunia MotoGP 2020),” sambung pria berpaspor Spanyol itu.

Demi memastikan segalanya berjalan lancar, pihak Dorna Sports akan terus berhubungan dengan otoritas terkait. Optimisme Carmelo Ezpeleta muncul berkat protokol ketat yang berlaku di paddock MotoGP tanpa terkecuali sejak seri perdana 19 Juli lalu.

“Kami berhasil mengontrol kasus tersebut. Ada beberapa yang terjangkit di Austria, lalu ada beberapa orang yang pulang ke rumah. Hal terpenting adalah, lewat rangkaian tes yang kami lakukan, penyebaran virus berhasil dikendalikan,” lanjut Carmelo Ezpeleta.

“Pada prinsipnya, kami tidak melihat adanya masalah di masa depan. Namun, sekali lagi saya ulangi, kami menjalin kontak yang erat dengan otoritas-otoritas di setiap tempat. Dua tempat terakhir adalah Valencia dan Portimao (Portugal), dan saat ini kami tidak menerima adanya keluhan,” tutup pria berusia 74 tahun itu.

Aktivitas paddock MotoGP memang biasanya dimulai sekira pukul 09.00 pagi waktu setempat. Setelah itu, balapan paling lambat selesai pukul 18.00 atau sebelum matahari terbenam. Aturan tersebut secara prinsip tidak akan mempengaruhi penyelenggaraan balapan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini