Tercecer di MotoGP Aragon 2020, Quartararo: Ada yang Halangi Motor Saya

Bagas Abdiel, Jurnalis · Selasa 20 Oktober 2020 00:05 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 19 38 2296288 tercecer-di-motogp-aragon-2020-quartararo-ada-yang-halangi-motor-saya-VfuV1IcuJi.jpg Fabio Quartararo (Foto: Laman resmi MotoGP)

ARAGON – Pembalap Tim Petronas Yamaha SRT, Fabio Quartararo, merasakan hal aneh ketika mentas di MotoGP Aragon 2020. Quartararo mengaku tidak bisa berbuat banyak karena ia merasa seperti ada sesuatu yang menghalangi motornya untuk melaju kencang.

Pada balapan yang berlangsung di Sirkuit Aragon, Spanyol, Minggu 18 Oktober 2020 malam WIB tersebut, Quartararo harus puas finis di urutan ke-18. Meski ia tampil sebagai pole position, tetapi Quartararo harus menerima kenyataan bahwa ia tercecer ke urutan belakang.

Fabio Quartararo

Jelas ini menimbulkan kekecewaan besar untuk pembalap berpaspor Prancis tersebut. Namun, tak ingin berlarut-larut dengan kekecewaan tersebut, Quartararo berharap bisa memperbaiki masalah yang ada dan bangkit pada balapan berikutnya di sirkuit yang sama, Aragon.

“Ada yang aneh dengan motor saya yang menghalangi saya untuk melaju kencang. Aneh, tapi pada akhirnya, kami akan mencoba memperbaiki semuanya pada akhir pekan depan,” ungkap Quartararo, mengutip dari GP One, Selasa (20/10/2020).

Baca juga Hari Penuh Bencana bagi Fabio Quartararo di Aragon 

Lebih lanjut, Quartararo mengaku sudah memiliki masalah dengan motor sejak lap ketiga. Ia tidak menyangkal bahwa kondisi ban ikut memengaruhi performa motornya pada balapan tersebut.

“Masalahnya di lap ketiga, tekanan ban terlalu tinggi, yang membuat saya kesulitan,” tambah pembalap berusia 21 tahun tersebut.

Meski begitu, Quartararo menolak bahwa performa buruknya terjadi karena kondisi fisiknya menurun akibat kecelakaan di sesi latihan bebas ketiga. Ia mengatakan bahwa keadaannya baik-baik saja sebelum akhirnya keanehan pada motor mengganggu performanya di MotoGP Aragon 2020.

“Saya tidak punya masalah fisik. Saya baik-baik saja. Sampai lap ketiga, saya melaju dengan baik. Semuanya baik-baik saja, lalu saya merasakan sesuatu dengan bannya,” lanjutnya.

“Tekanan setinggi itu di luar kebiasaan. Kami harus lebih memahami apa yang terjadi. Kami harus mengerjakannya,” sambungnya.

Akibat hasil buruk ini, Quartararo harus rela turun posisi di papan klasemen sementara pembalap MotoGP 2020. Ia tidak lagi menjadi pemimpin klasemen dan harus puas menduduki urutan kedua, di bawah Joan Mir (Suzuki Ecstar).

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini