Pengakuan Valentino Rossi, Dulu Tak Percaya Ada Nasib Sial

Djanti Virantika, Jurnalis · Kamis 15 Oktober 2020 16:29 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 15 38 2294182 pengakuan-valentino-rossi-dulu-tak-percaya-ada-nasib-sial-4YMcOnKmYN.jpg Valentino Rossi. (Foto: Instagram/@yamahamotogp)

ARAGON – Pembalap Tim Monster Energy Yamaha, Valentino Rossi, mengaku dahulu tak memercayai adanya nasib sial. Tetapi kini, pandangannya soal nasib sial sudah mulai berubah. Ia memercayai adanya hal tersebut usai merasakan langsung belum lama ini.

Rossi memang baru saja diterpa nasib sial di pentas MotoGP 2020. Ia gagal menyelesaikan balapannya hingga garis finis di tiga balapan beruntun, yakni MotoGP Emilia Romagna, Catalunya, dan juga Prancis.

Valentino Rossi

Padahal, di dua seri Emilia Romagna dan Catalunya, Rossi bisa dibilang tak mengalami masalah pada motor balap atau kinerjanya. Terbukti, dia bisa bersaing memperebutkan kemenangan kala itu.

BACA JUGA: Tak Hanya Lorenzo, Suppo Juga Bicara soal Panasnya Rivalitas Rossi dan Marquez

Sayangnya, kans untuk mengakhiri puasa menangnya di MotoGP harus sirna karena Rossi gagal mengakhiri balapannya akibat terjatuh. Insiden yang dialaminya pun merupakan kecelakaan tunggal yang tercipta karena kesalahannya sendiri.

Kondisi ini tentu saja sangat disesali oleh Rossi karena membuat posisinya di klasemen tak bisa berubah. Ia masih bertengger di urutan ke-13 dengan koleksi poin yang hanya 57 angka.

Mendapati hasil buruk di tiga seri beruntun, Rossi mengatakan dirinya kini memercayai adanya nasib sial. Ia juga mengakui bahwa kondisi seperti ini baru dialaminya dalam beberapa musim terakhir saja.

Selain gagal finis di tiga musim beruntun pada MotoGP 2020, Rossi juga mengalaminya pada tahun lalu. Di MotoGP 2019, pembalap berjuluk The Doctor itu juga gagal finis di tiga seri beruntun, yakni GP Italia, Catalunya, dan Belanda.

Valentino Rossi

"Sepanjang karier saya, saya tidak pernah memahami apakah nasib buruk itu benar-benar ada. Tapi saat ini, saya yakin hal itu terjadi," ujar Rossi, sebagaimana dikutip dari GP One, Kamis (15/10/2020).

“Saya masih mengingatnya dengan baik. Pada tahun lalu, insiden di Mugello, Barcelona, dan Assen seharusnya tak terjadi. Jadi, saya banyak bertanya kepada diri sendiri,” tukasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini