Petrucci Kesal dengan Ducati karena Dibuang Sebelum MotoGP 2020 Dimulai

Rivan Nasri Rachman, Jurnalis · Selasa 13 Oktober 2020 09:18 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 13 38 2292685 petrucci-kesal-dengan-ducati-karena-dibuang-sebelum-motogp-2020-dimulai-5yTgmcq7Vv.jpg Pembalap Tim Mission Winnow Ducati, Danilo Petrucci. (Foto: Twitter/Petrux9)

LE MANS – Pembalap Tim Mission Winnow Ducati, Danilo Petrucci merasa senang karena akhirnya ia bisa kembali memenangkan balapan MotoGP. Terbaru Petrucci sukses meraih podium pertama ketika tampil di MotoGP Prancis 2020 yang berlangsung pada Minggu 11 Oktober 2020.

Meski senang, namun Petrucci kesal karena ia memerlukan waktu sangat lama untuk dapat naik ke posisi podium di musim 2020. Tepatnya Petrucci baru bisa tampil baik di seri kesembilan dari MotoGP 2020.

Tentunya bangkitnya Petrucci sudah agak telat mengingat di MotoGP 2020 kini tinggal menyisakan lima seri balapan lagi. Menurut pemaparan Petrucci, sulitnya ia mengeluarkan performa terbaiknya dikarenakan ia sudah kehilangan fokus di awal musim.

Baca Juga: Menang di GP Prancis, Valentino Rossi Puji Kegemilangan Danilo Petrucci

Danilo Petrucci

Motivasi Petrucci sangat berkurang dikarenakan Ducati mengumumkan tak lagi membutuhkannya ketika MotoGP 2020 saja belum dimulai. Meski Petrucci sudah menyadari bakal ditendang di MotoGP 2021, namun setidaknya Petrucci ingin membuktikan di musim ini.

Akan tetapi, wabah virus corona telah membuat niat Petrucci itu berantakan. Balapan banyak yang ditunda dan MotoGP 2020 pun mundu sangat jauh dan baru memulainya pada Juli 220 kemarin. Ducati yang sudah tidak sabar akhirnya memutuskan untuk tak memperpanjang kontrak Petrucci.

Perlakuan yang dilakukan Ducati kepada Petrucci itulah yang membuat merasa kesal hingga kehilangan motivasi di awal MotoGP 2020. Petrucci sadar Ducati harus segera menentukan pembalap yang bakal dipercayai mereka untuk musim depan.

Kendati begitu, tetap saja Petrucci merasa aneh sekaligus kesal kehilangan posisinya sebagai pembalap Ducati ketika ia pun belum bisa membuktikan apa-apa karena musim balapan yang baru belum bergulir.

“Pada akhirnya, semua orang harus bergerak (jawaban Petrucci saat ditanya mengenai keputusan Ducati yang menendangnya).Pertama-tama, saya mengerti ini adalah tahun yang aneh karena kami belum melakukan balapan, tetapi tidak menyenangkan kehilangan kursi (pembalap musim depan) sebelum musim dimulai,” kata Petrucci, dikutip dari Crash, Selasa (13/10/2020).

 Miller, Dovizioso, dan Petrucci

“Itu (ditendang saat musim belum dimulai) tidak memberi Anda motivasi yang tepat untuk balapan di tim itu untuk tahun ini. Walau memang saya sudah merasa bahwa saya sudah tidak ada dalam daftar (pembalap Ducati selanjutnya) pada akhir tahun 2019 lalu,” tambahnya.

Kini, Petrucci lega karena fokusnya sudah kembali. Ia pun siap menutup musim terakhirnya bersama Ducati dengan hasil yang positif. Tentunya hal itu ia lakukan demi tak mengecewakan KTM Tech3, tim barunya nanti yang saat ini sedang memantau rider asal Italia tersebut.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini