Lebih luar biasa lagi, sejak babak pertama hingga final, Swiatek selalu mengalahkan lawan dalam dua set langsung tanpa tie break. Karena itu, Iga Swiatek sama sekali tidak kehilangan satu set pun pada Prancis Open 2020.
Usai menjadi juara, Iga Swiatek mengaku sulit untuk mendeskripsikan perasaannya. Ia merasa aneh karena sukses meraih gelar juara yang sempat dirasa terlalu jauh.
“Sulit untuk menjelaskan betapa spesialnya hari ini buat saya. Terasa aneh meraih sesuatu yang terlihat sangat jauh sebelumnya. Akan tetapi, ya, saya adalah seorang juara grand slam!” cuit Iga Swiatek lewat akun Twitter @iga_swiatek, Minggu (11/10/2020).
Satu catatan lainnya, Iga Swiatek adalah kampiun Prancis Open dengan ranking terendah, yakni 54. Pun begitu, kemenangan di Roland Garros mengerek peringkatnya ke posisi 17 versi WTA. Sebelumnya, ranking tertinggi yang diraih Iga Swiatek adalah 48 pada Februari 2020.
(Mochamad Rezhatama Herdanu)