Mir Ingin Kembalikan Feeling terhadap Motor, Baru Kejar Quartararo

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis · Minggu 11 Oktober 2020 14:26 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 11 38 2291866 mir-ingin-kembalikan-feeling-terhadap-motor-baru-kejar-quartararo-FNUsZ1MWqC.jpg Joan Mir bersiap keluar garasi (Foto: Suzuki Racing)

LE MANS – Hasil buruk diraih pembalap Suzuki Ecstar, Joan Mir, pada Kualifikasi MotoGP Prancis 2020, Sabtu 10 Oktober malam WIB. Start dari posisi 14 membuat pembalap berpaspor Spanyol itu tidak mau berpikir muluk-muluk. Ia ingin lebih dulu mengembalikan feeling terhadap motor.

Seperti diketahui, Joan Mir tengah bersaing dengan Fabio Quartararo di klasemen kategori pembalap Kejuaraan Dunia MotoGP 2020. El Diablo memimpin klasemen sementara dengan nilai 108, unggul delapan angka dari Joan Mir hingga menjelang seri kesembilan di Prancis.

Sayangnya, hasil bertolak belakang diraih kedua kandidat terdepan itu pada sesi kualifikasi di Sirkuit Bugatti, Le Mans. Fabio Quartararo mampu mencatatkan pole position, sedangkan Joan Mir terpuruk dan harus start dari posisi 14.

Baca juga: Start Terdepan, Quartararo Enggan Pikirkan soal Juara Dunia

Joan Mir terpuruk pada Kualifikasi MotoGP Prancis 2020 (Foto: Suzuki Racing)

Usai kualifikasi, Joan Mir mengakui sangat kesulitan dengan motor sehingga tidak mendapat perasaan yang bagus. Start dari baris kelima membuatnya bersikap realistis. Pembalap bernomor motor 36 itu hanya ingin mengembalikan perasaan yang bagus terhadap motor sehingga bisa melesat ke depan.

“Saya sungguh kesulitan dengan motor dan tidak mendapat perasaan yang bagus. Masih ada yang bisa diperbaiki untuk balapan, tetapi realitanya kami harus start dari belakang,” tutur Joan Mir, dikutip dari Crash, Minggu (11/10/2020).

“Akan sangat penting untuk mengembalikan perasaan saya terhadap motor jika kami ingin melakukan comeback. Saya tidak mau melihat pembalap lain. Untuk saat ini, fokus saya adalah mengembalikan perasaan bagus terhadap motor,” imbuh pembalap berusia 23 tahun itu.

Lebih lanjut, Joan Mir enggan menyalahkan siapa pun atas kesulitan yang dialami di Sirkuit Le Mans. Sebab, paket motor GSX-RR yang dikemudikannya sejauh ini, masih punya banyak ruang untuk dikembangkan.

“Suhu yang dingin di Le Mans membuat saya harus berkendara pada batas motor. Temperatur ban depan membuat kami kesulitan. Saya kehilangan banyak waktu karena sulit menghentikan motor di tikungan pertama,” sungut Joan Mir.

“Saya tidak ingin menyalahkan Michelin atau Suzuki, tetapi ini semua karena satu paket motor. Sektor satu memang menjadi kelemahan, tetapi kami tidak kehilangan banyak waktu di sektor berikutnya. Ini pertanda bagus. Jika kami bisa menajamkan waktu 0,3 detik saja, kami akan menjalani balapan yang bagus,” tutup pembalap kelahiran Palma itu.

Dengan perasaan yang lebih baik terhadap motor, Joan Mir yakin bisa melesat demi mencatatkan hasil terbaik. Peluang untuk naik podium memang masih ada demi menjaga peluang juara dunia. Tentu saja, dibutuhkan kerja keras untuk mencatatkan hasil positif.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini