Share

Valentino Rossi Ungkap Penyebab Persaingan di MotoGP 2020 Jadi Lebih Ketat

Djanti Virantika, Jurnalis · Rabu 07 Oktober 2020 10:42 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 07 38 2289687 valentino-rossi-ungkap-penyebab-persaingan-di-motogp-2020-jadi-lebih-ketat-5YwXbXwcRo.jpg Valentino Rossi. (Foto: Instagram/@valeyellow46)

LISBON – Pembalap Tim Monster Energy Yamaha, Valentino Rossi, mengakui persaingan di MotoGP 2020 berjalan jauh lebih ketat dari musim-musim lainnya. Ia pun punya pandangan khusus dalam menilai kondisi ini.

Menurut Rossi, persaingan yang ketat di MotoGP 2020 terjadi karena beberapa faktor. Salah satu yang paling disorotinya adalah penyeragaman teknis yang membuat kekuatan semua pembalap, baik dari tim pabrikan atau satelit, tampak sama.

Valentino Rossi

Pihak penyelenggara MotoGP memang diketahui telah menunjuk pemasok tunggal untuk ban dan perangkat elektronik (ECU) untuk para pembalap. Keputusan ini pun tampak memberi dampak yang signifikan. Setiap pembalap bisa tampil kompetitif dan berjuang memperebutkan hasil manis.

BACA JUGA: Lorenzo Bakal Berusaha Keras Tampil Baik di Tes Portimao demi Valentino Rossi Dkk

Kondisi tersebut terlihat jelas dalam perlombaan MotoGP 2020. Dari delapan balapan yang telah digelar, ada enam nama berbeda yang keluar sebagai pemenang. Dari enam pembalap itu, bahkan ada beberapa nama yang awalnya tak pernah diperkirakan bakal menang pada musim ini.

Salah satu pembalap yang tampil mengejutkan hingga meraih kemenangan ialah Brad Binder. Pembalap debutan KTM di MotoGP 2020 ini secara mengejutkan keluar sebagai pemenangan di MotoGP Republik Ceko 2020.

Selain itu, ada juga rider dari tim satelit yang tampil mengesankan musim ini hingga memenangi balapan. Ia adalah Miguel Oliveira yang membela tim satelit KTM, yakni Tech3. Ia keluar sebagai pemenang di MotoGP Styria 2020.

Tak hanya itu, hasil yang didapat para pembalap di setiap balapan pun tampak menunjukkan adanya persaingan ketat. Sebab, jarak waktu dari satu pembalap dengan lainnya tak pernah terpaut terlalu jauh.

Kondisi ini terlihat dalam balapan seri kedelapan di Catalunya. Catatan waktu Fabio Quartararo yang keluar sebagai pemenang dengan Takaaki Nakagami yang finis ketujuh hanya berjarak 3 detik.

Valentino Rossi

"Anda harus memahami mengapa kami semua bisa mempunyai jarak yang rapat. Ini bisa jadi karena faktor-faktor teknis. Kami semua mempunyai ECU dan ban yang sama. Dulu, pembalap pabrikan atau lima teratas mungkin mendapat sparepart yang sedikit lebih baik," ujar Rossi, sebagaimana dikutip dari Speedweek, Rabu (7/10/2020).

"Mungkin juga ini dikarenakan profesionalisme yang lebih baik, persiapan yang lebih baik dari para pembalap. Menurut saya, aspek ini juga sangat berbeda dengan 15 tahun lalu," tukasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini