Meski Menangi MotoGP Catalunya 2020, Quartararo Tetap Punya PR

Andika Pratama, Jurnalis · Rabu 30 September 2020 05:27 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 30 38 2285903 meski-menangi-motogp-catalunya-2020-quartararo-tetap-punya-pr-gXCKmLbXLF.jpg Fabio Quartararo (Foto: Laman resmi MotoGP)

BARCELONA – Pembalap Petronas Yamaha SRT, Fabio Quartararo, meraih hasil apik di MotoGP Catalunya 2020. Ia menjadi pembalap tercepat dalam balapan yang berlangsung di Sirkuit Catalunya, Spanyol, Minggu 27 September 2020 tersebut.

Kemenangan membawa Quartararo memimpin klasemen sementara dengan koleksi 108 poin. El Diablo –julukan Quartararo– unggul delapan poin dari dari pembalap Suzuki Ecstar, Joan Mir, di posisi kedua.

Fabio Quartararo (Foto: Laman resmi MotoGP)

Quartararo tidak boleh terlena dengan posisi pertama yang dimilikinya sekarang. Sebab, hasil minor pada balapan berikutnya bisa memberikan peluang bagi Mir untuk merebut puncak klasemen sementara.

Oleh sebab itu, Quartararo selalu mencari ruang yang mesti ditingkatkan dari penampilannya, agar bisa tampil lebih baik. Pembalap asal Prancis itu menemukannya area yang mesti dibenahi, yakni kecepatan motor YZR-M1 pada akhir balapan.

BACA JUGA: Bukan Rossi Apalagi Quartararo, Ini Lawan Paling Diwaspadai Dovizioso

Quartararo menilai kecepatan motornya berkurang ketika memasuki lap-lap akhir balapan. Ia menduga itu terjadi karena YZR-M1 boros menggunakan ban belakang dalam balapan sehingga kehilangan cengkeraman yang memengaruhi kecepatan jelang garis finis.

Hal itu dialami Quartararo di MotoGP Catalunya 2020. Kemenangan Quartararo bisa melayang seandainya jumlah lap dalam MotoGP Catalunya 2020 adalah 25 dan bukannya 24.

Mir yang akhirnya finis kedua, diperkirakan bisa menangkap Quartararo jika balapan berakhir di lap 25. Motor Mir, GSX-RR, punya kecepatan yang baik, ketika memasuki beberapa lap terakhir sebelum garis finis.

Namun, pada kenyataannya, Quartararo bisa tersenyum pada akhir balapan MotoGP Catalunya 2020. Akan tetapi, cerita berbeda mungkin tersaji pada balapan selanjutnya jika tidak ada solusi dari melambatnya kecepatan YZR-M1 jelang garis finis.

BACA JUGA: Quartararo Kembali Pimpin Klasemen, Morbidelli Akui Kalah Saing

“Motor kami memiliki beberapa keunggulan di kualifikasi dan di awal balapan. Akan tetapi, menjelang akhir balapan kami harus berjuang lebih keras dari mereka (Suzuki),” ujar Quartararo, menyadur dari Tutto Motori Web, Rabu (30/9/2020).

“Setiap orang memiliki kekuatan dan kelemahan mereka sendiri dalam hal (penggunaan) ban. Kami harus memaksimalkannya dan mencoba memahami mengapa kami kehilangan begitu banyak waktu pada akhir balapan,” tuturnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini