Share

Finis Keenam di MotoGP Catalunya 2020, Ini Komentar Bagnaia

Djanti Virantika, Jurnalis · Senin 28 September 2020 21:23 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 28 38 2285126 finis-keenam-di-motogp-catalunya-2020-ini-komentar-bagnaia-FqT9RoKVgx.jpeg Francesco Bagnaia. (Foto: MotoGP)

CATALUNYA – Pembalap Tim Pramac Ducati, Francesco Bagnaia, membicarakan soal hasil balapannya di MotoGP Catalunya 2020. Berhasil finis di urutan keenam, ia mengaku tetap merasa senang.

Pasalnya, Bagnaia menyadari balapan tidak berjalan mudah baginya di Sirkuit Catalunya, Barcelona, Spanyol, pada Minggu 27 September 2020. Sebab, pembalap asal Italia itu harus memulai balapan dari urutan ke-14.

Francesco Bagnaia

Pecco -sapaan akrab Bagnaia- gagal menempati posisi apik di garis start karena penampilan yang kurang baik di kualifikasi. Menyadari dirinya ada di kondisi yang tak baik, Bagnaia pun senang bisa berjuang untuk finis di 10 besar dalam balapan.

BACA JUGA: Gagal Finis di Misano dan Catalunya, Rossi: Penyebabnya Berbeda!

Usahanya berbuah manis dengan menempatkannya di urutan keenam. Bagnaia menyelesaikan balapan dengan catatan waktu yang terpaut 3,518 detik dari Fabio Quartararo yang keluar sebagai pemenang di seri ini.

Bagnaia pun memastikan diri bakal memperbaiki penampilannya untuk balapan berikutya. Ia siap bekerja keras sejak sesi kualifikasi agar pekerjaannya menjadi tak terlalu berat untuk memperebutkan hasil terbaik.

Sebab, sebagai pembalap Ducati, Bagnaia menilai sebagai pembalap Ducati ia harus bisa berjuang memperbutkan kemenangan dalam setiap balapan. Balapan seri berikutnya sendiri akan digelar di Sirkuit Le Mans, Prancis, pada 11 Oktober 2020.

“Anda belajar dari kesalahan, kami mengalami Jumat yang terlalu lelah dan ketika Anda memulai sejauh ini ke belakang, Anda harus banyak memulihkan diri di lap pertama, tanpa melebih-lebihkan agar tidak terlalu banyak memakai ban,” ujar Bagnaia, sebagaimana dikutip dari Tutto Motori Web, Senin (28/9/2020).

Francesco Bagnaia

“Setelah setengah balapan, saya melihat bahwa saya pulih dan mencoba membuat kesalahan sesedikit mungkin. Sayangnya, saya gagal pada tikungan 10 dan saya kalah tujuh hingga delapan persepuluh,” lanjutnya.

“Pokoknya saya senang, kami menjemput akhir pekan dan saya adalah pembalap kedua Ducati yang finis. Pada akhirnya, saya juga termasuk yang tercepat di lintasan. Kami senang dengan performanya, bukan hasilnya karena pabrikan seperti Ducati harus selalu mengincar kemenangan,” tukas Bagnaia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini