Gagal Finis di MotoGP Catalunya 2020, Dovizioso Enggan Salahkan Zarco

Hendry Kurniawan, Jurnalis · Senin 28 September 2020 07:15 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 28 38 2284681 gagal-finis-di-motogp-catalunya-2020-dovizioso-enggan-salahkan-zarco-3KD2dCvy8E.jpg Andrea Dovizioso dan Johann Zarco kecelakaan (Foto: MotoGP)

BARCELONA – Pembalap Mission Winnow Ducati, Andrea Dovizioso, gagal melaju hingga garis finis dalam gelaran MotoGP Catalunya 2020 yang berlangsung pada Minggu 27 September malam WIB. Sebab, Dovizioso mengalami kecelakaan dan tak bisa melanjutkan balapan.

Dalam balapan yang berlangsung di Sirkuit Montmelo tersebut, Dovizioso sebenarnya memiliki ambisi besar untuk bisa finis di jajaran depan. Sebab, pembalap asal Italia itu perlu mendulang banyak poin guna mempertahankan posisinya di puncak klasemen.

Sayangnya, Dovizioso menjalani kualifikasi yang buruk. Pembalap berjuluk Desmo Dovi tersebut harus start dari posisi ke-17. Tak ayal, hal ini pada akhirnya menjadi petaka bagi Dovizioso karena ia terjebak di kerumunan pembalap saat balapan baru dimulai.

Baca juga: Andai Tidak Jatuh, Rossi Yakin Juara MotoGP Catalunya 2020

Saat para pembalap memasuki tikungan pertama, rekan setim Dovizioso, Danilo Petrucci, kehilangan sedikit keseimbangannya. Hal ini membuat Johann Zarco yang berada di dekat Petrucci goyang dan tergelincir.

Dovizioso dan Zarco kecelakaan

Nahas bagi Dovizioso, motor balap miliknya ikut terseret dalam insiden Zarco tersebut. Pada akhirnya, kedua pembalap itu pun terseret hingga ke gravel dan tidak bisa melanjutkan jalannya balapan.

Meski cukup banyak pihak yang menyalahkan Zarco dan Petrucci atas insiden tersebut, namun Dovizioso tak mau ikut-ikutan. Menurutnya, itu bukanlah hal yang bijak untuk menyalahkan pembalap lain.

“Ketika itu terjadi di tikungan pertama dan itu bukan karena kesalahan Anda sendiri, kecelakaan jadi lebih membebani Anda. Saya bisa membuat awal yang baik dengan pengereman pertama yang baik, menyalip beberapa posisi,” jelas Dovizioso, menyadur dari Tutto Motori Web, Senin (28/9/2020).

“Itu normal bahwa hal-hal ini (kecelakaan) dapat terjadi ketika ada banyak (pembalap). Saya bahkan belum meninjau dinamika kecelakaan dengan baik, tetapi hal-hal ini terjadi dan tidak ada gunanya melempar jari pada seseorang. Jelas itu tidak membawa kita ke mana pun,” lanjutnya.

Karena hasil buruk ini, maka Dovizioso pun harus rela turun ke posisi empat klasemen sementara. Saat ini, yang menjadi pemuncak klasemen adalah pembalap Petronas Yamaha SRT, Fabio Quartararo, dengan perolehan 108 poin.

Sementara itu, Dovizioso mengoleksi 84 poin. Namun, dengan masih menyisakan enam seri balapan lagi, tentunya peluang bagi Dovizioso untuk mengudeta Quartararo dan menjadi juara dunia tentunya masih terbuka.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini