Bagnaia Nyaris Menang di MotoGP Emilia Romagna, Dovizioso: Dia Terbaik di Ducati!

Djanti Virantika, Jurnalis · Senin 21 September 2020 08:28 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 21 38 2280996 bagnaia-nyaris-menang-di-motogp-emilia-romagna-dovizioso-dia-terbaik-di-ducati-dt0w5NBtO4.jpg Francesco Bagnaia. (Foto: Laman resmi MotoGP)

MISANO – Pembalap Tim Mission Winnow Ducati, Andrea Dovizioso, melontarkan pujian setinggi langit kepada Francesco Bagnaia. Dovizioso menyebut Bagnaia sebagai pembalap terbaik di Ducati saat ini.

Pujian ini diberikan Dovizioso usai menyaksikan aksi apik Bagnaia di MotoGP Emilia Romagna 2020. Dalam balapan seri ketujuh digelar di Sirkuit Misano, Italia, Minggu 20 September 2020 malam WIB itu, Bagnaia memang tampil menggila.

Francesco Bagnaia

Memulai balapan dari urutan kelima, Bagnaia bisa merangsek ke depan dan sempat memimpin balapan selama beberapa lap. Sayangnya, harapan Pecco –sapaan akrab Bagnaia– untuk bisa memetik kemenangan perdana di MotoGP itu harus sirna.

BACA JUGA: Pepet Dovizioso di Puncak Klasemen, Vinales Tak Terlalu Pikirkan Gelar Juara

Sebab, Bagnaia mengalami nasib siap kala menyentuh lap ke-20. Pembalap asal Italia itu terjatuh dari motornya dan terseret ke gravel. Akibatnya, ia pun tak bisa melanjutkan balapan hingga garis finis.

Meski begitu, pujian tetap diberikan Dovizioso kepada Bagnaia. Sebab, ia tampil dengan begitu apik, di tengah kondisi para pembalap lain di Ducati yang kesulitan untuk bersaing.

Salah satu yang mengalami kesulitan saat mentas di MotoGP Emilia Romagna 2020 adalah Dovizioso. Ia mengaku tak bisa mengendarai motornya dengan cepat di sepanjang balapan itu sehingga akhirnya hanya finis di posisi kedelapan.

"Dalam hal motivasi dan pendekatan balapnya sama, sama seperti biasanya. Saya tidak mengerti mengapa kami tidak memiliki kecepatan. Saya tidak merasa mampu melakukan apa yang saya inginkan dan saya berjuang di lap kering,” ujar Dovizioso, sebagaimana dikutip dari Tutto Motori Web, Senin (21/9/2020).

Andrea Dovizioso

"Pada awal balapan, saya sudah kehilangan empat posisi karena manuver yang harus saya hindari. Kemudian, saya tidak memiliki kecepatan untuk pulih. Saya tahu sepertinya mudah untuk mengatakannya, tapi jika saya memulainya nanti, saya mungkin bisa menjaga kecepatan yang lebih baik, bukan pada level Pecco,” lanjutnya.

 “Saat ini, dia yang terbaik bersama Ducati. Pandai menyesuaikan ban, pembalap lain di Ducati sejalan dengan saya atau bahkan lebih lambat. Dari data, Anda dapat melihat dari mana Bagnaia mendapatkan dan di mana kami kehilangan,” tukas Bagnaia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini