Vinales Akui Bersaing dengan Bagnaia Membuatnya Gila

Hendry Kurniawan, Jurnalis · Minggu 20 September 2020 21:48 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 20 38 2280890 vinales-akui-bersaing-dengan-bagnaia-membuatnya-gila-62klR0NvSU.jpg Pembalap Yamaha, Maverick Vinales (Foto: Laman MotoGP)

MISANO – Pembalap Monster Energy Yamaha, Maverick Vinales, tampil sebagai yang tercepat kala melakoni gelaran MotoGP Emilia Romagna 2020 di Sirkuit Misano. Meskipun menjadi pemenang, namun Vinales harus mengakui bahwa balapan tersebut sempat membuatnya gila.

Vinales sejatinya memiliki keuntungan dalam balapan ini. Sebab, pembalap berjuluk The Top Gun itu menjadi yang tercepat di sesi kualifikasi sehingga berhak menempati pole position. Dengan kata lain, Vinales start dari posisi terdepan.

Berbeda dengan balapan-balapan sebelumnya, pada seri kali ini Vinales mampu memanfaatkan pole position dengan sangat baik. Begitu bendera dikibarkan, Vinales langsung melaju dan mengamankan posisi terdepan sebelum para pembalap lain berkerumun.

Baca juga: Menangi MotoGP Emilia Romagna, Vinales Patahkan Kutukan yang Sudah Bertahan 10 Tahun

Maverick Vinales di posisi terdepan

Kendati demikian, tak lama setelahnya, Vinales disalip oleh pembalap Pramac Ducati, Francesco Bagnaia. Hal ini kemudian yang membuat Vinales sempat merasa gila. Sebab, ia kesulitan untuk bisa menyalip Bagnaia yang berada di posisi terdepan.

Berbagai upaya telah coba dilakukan The Top Gun, namun hal itu nyatanya tak mampu untuk mengudeta Bagnaia. Sampai kemudian saat balapan menyisakan tujuh lap lagi, Bagnaia mengalami kecelakaan kala memasuki tikungan keenam.

Bagnaia bersama dengan motornya terpental ke gravel dan tak bisa melanjutkan balapan. Hal ini lantas dimanfaatkan oleh Vinales untuk menempati posisi terdepan. Keunggulan ini sukses dimanfaatkan oleh The Top Gun hingga garis finis.

“Saya benar-benar gila pada awalnya. Saya ingin membuka celah karena Pecco (Bagnaia) semakin dekat. Saya kemudian menekan dan membuat kesalahan,” aku Vinales, seperti dilansir dari Speedweek, Minggu (20/9/2020).

“Pecco kemudian menjadi sangat cepat dalam 10 lap, tapi kemudian saya bangkit kembali. Saya tahu semua set-up pada motor agar tetap kencang dan mengatur rem mesin. Ketika semuanya berhasil, itu perasaan yang luar biasa,” lanjut pembalap berpaspor Spanyol itu.

Maverick Vinales

“Dia (Bagnaia) melakukan kesalahan. Lalu saya pikir saya bisa mengisi celah itu. Saat balapan berlangsung, saya lebih baik di sisi kiri ban. Balapan seperti ini adalah yang harus kami tunjukkan saat Anda berada di tim kerja Yamaha. Inilah tujuan kami di sini di tim kerja," tandasnya.

Ini merupakan kemenangan pertama Vinales di Kejuaraan Dunia MotoGP 2020. Tambahan 25 poin membuat The Top Gun melesat ke posisi tiga klasemen sementara. Vinales mengumpulkan 83 poin sama dengan Fabio Quartararo yang ada di posisi kedua. Mereka hanya tertinggal satu angka dari Andrea Dovizioso yang menjadi pemuncak klasemen.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini