Tak Puas dengan Hasil GP San Marino, Miller Bakal Lakukan Perubahan di Seri Selanjutnya

Rivan Nasri Rachman, Jurnalis · Rabu 16 September 2020 04:04 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 16 38 2278413 tak-puas-dengan-hasil-gp-san-marino-miller-bakal-lakukan-perubahan-di-seri-selanjutnya-BqnnpGqfYE.jpg Pembalap Tim Pramac Ducati, Jack Miller. (Foto: Twitter/jackmilleraus)

MISANO – Pembalap Tim Pramac Ducati, Jack Miller merasa kecewa dengan hasil yang didapatkannya kala mentas di MotoGP San Marino 2020, yang berakhir pada Minggu 13 September 2020. Ia kecewa lebih karena kondisi motornya dan bukan performanya.

Ya, Miller mengaku kesal dengan motor Desmosedici GP20 yang gagal tampil bersinar di Sirkuit Misano, Italia kemarin. Terutama dalam hal mengatur kualitas dari ban yang digunakannya.

Sejak awal, Miller mengaku sudah salah memilih ban. Ia yang berniat ingin menggunakan ban berjenis soft di Sirkuit Misano itu justru dilarang oleh krunya dan disarankan untuk menggunakan yang bertipe hard.

Baca Juga: Miller Sindir Kemenangan Morbidelli di MotoGP San Marino 2020

Jack Miller

Miller kala itu menurutinya dan ternyata menggunakan ban bertipe hard justru menyulitkannya untuk balapan. Terutama pada bagian ban depan, di mana Miller merasa pada bagian sisi kiri ban depan itu benar-benar rusak parah saat sbalapan ingin berakhir.

Miller mengaku heran kok bisa ban depan bagian sisi kirinya bisa hancur. Padahal di Sirkuit Misano belokan ke kiri hanya ada enam dan ke kanan 10 tikungan.

Jika melihat hal tersebut seharusnya penggunaan ban bagian depan kanan lebih banyak daripada kiri, namun hal tersebut justru kebalikannyaa. Karena itulah Miller akan mencoba mencari tahu apa masalah utama dari bannya tersebut.

“"Kami perlu memahami mengapa sisi kiri ban hancur seperti sebelumnya, dan sepanjang akhir pekan ini ban lunak mengalami masalah di sirkuit ini juga. Itu sebabnya (sejak awal) saya tidak merasa yakin dengan itu,” kata Miller, seperti yang dilansir dari Autosport, Rabu (16/9/2020).

Selain itu, Miller pun selanjutnya ingin dalam hal pemilihan ban semuanya berdasarkan keputusannya. Sebab ketika ia percaya ban soft bisa tampil baik di Sirkuit Misano, dirinya justru mengikuti saran krunya yang memilih ban bertipe hard.

Gara-gara tak percaya akan instingnya sendiri, Miller pun jadi harus membayar mahal semuanya. Jack Miller hanya bisa finis di urutan kedelapan saat mengakhiri balapan seri keenam MotoGP 2020 tersebut.

Fakta menarik MotoGP San Marino

“Padahal, saya memang sudah meminta agar bisa menggunakan ban lunak dalam balapan kali ini. Akan tetapi mereka (para teknisi Tim Pramac Ducati) tidak mengizinkannya, karena menurut mereka ban lunak takkan mampu bertahan hingga akhir balapan,” sambung Miller.

“Saya sedang mencari jawaban dan pada akhirnya saya membayarnya. Saya harus lebih mempercayai pekerjaan dan insting saya sendiri di masa depan,” pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini