Indonesia Resmi Mundur dari Piala Thomas dan Uber 2020

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis · Jum'at 11 September 2020 21:48 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 11 40 2276496 indonesia-resmi-mundur-dari-piala-thomas-dan-uber-2020-ETaLNXFFox.jpg Indonesia mundur dari Piala Thomas dan Uber (Foto: PBSI)

JAKARTA – Indonesia menyatakan mundur dari turnamen Piala Thomas dan Uber 2020. Kekhawatiran terkait pandemi Covid-19 menjadi alasan utama mundurnya Indonesia dari turnamen yang rencananya digelar pada 3-11 Oktober 2020 di Aarhus, Denmark.

“Tim Indonesia dipastikan mundur dari Piala Thomas dan Uber 2020. Kami sudah mengirim surat ke Menpora dan akan segera mengirim pernyataan tertulis ke BWF (Federasi Bulu Tangkis Dunia) mengenai hal ini. Keputusan ini diambil setelah diskusi dengan para atlet dan tim ofisial,” ujar Sekjen PBSI, Achmad Budiharto, dikutip dari laman resmi PBSI, Jumat (11/9/2020).

“Kalau ditarik dari awal, semuanya semangat karena melihat kesempatan yang begitu besar, tapi dalam perjalanan waktu dan mencermati perkembangan Covid-19 yang belum terselesaikan, baik di Indonesia maupun negara lain, menimbulkan keraguan para atlet,” sambungnya.

Baca juga: Pandemi Covid-19 Masih Berlangsung, Taiwan Mundur dari Piala Thomas dan Uber 2020

Anthony Ginting batal berlaga di Piala Thomas dan Uber 2020 (Foto: PBSI)

Ada dua alasan utama yang diapungkan di balik pengunduran diri tersebut. Pertama, para atlet khawatir terhadap kemungkinan terpapar Covid-19 baik dalam perjalanan, baik dalam perjalanan, di tempat transit atau di tempat pertandingan.

Kedua, para atlet dan ofisial menyuarakan keraguan mereka untuk ambil bagian di turnamen bergengsi ini karena tidak ada jaminan dari BWF, seandainya ada anggota tim yang terpapar Covid-19. Hal itu berkaitan dengan siapa saja yang akan bertanggung jawab menangani dan bagaimana penanganan selanjutnya.

Pihak pengurus sangat memperhatikan kesehatan dan keselamatan para atlet dan ofisial sehingga bisa memahami kekhawatiran mereka. Dengan mundurnya Indonesia dari Piala Thomas dan Uber 2020, maka Indonesia juga tidak akan berpartisipasi di ajang Denmark Open I dan Denmark Open II yang merupakan bagian dari turnamen seri Eropa.

(mrh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini