Stoner Tak Setuju jika MotoGP 2020 Disebut Kejuaraan Dunia Lagi, Ini Alasannya

Rivan Nasri Rachman, Jurnalis · Kamis 10 September 2020 18:23 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 10 38 2275759 stoner-tak-setuju-jika-motogp-2020-disebut-kejuaraan-dunia-lagi-ini-alasannya-SCRNFDbWkq.jpg Momen Oliveira, Miller, dan Pol kuasai podium MotoGP Styria 2020. (Foto: Laman resmi MotoGP)

MISANO – Balapan MotoGP 2020 bakal segera kembali usai sempat beristirahat sejenak selama dua pekan. Sirkuit Misano, Italia pun akan menjadi tuan rumah selanjutnya dan bakal berlangsung dua kali, yakni untuk seri San Marino dan GP Emilia Romagna.

Diadakannya dua kali balapan di sirkuit yang sama merupakan trik untuk mensiasati sedikitnya tuan rumah yang dapat menggelar balapan MotoGP 2020. Jadi, tak hanya Misano saja yang menggelar dua kali balapan, Sirkuit Jeres, Red Bull Ring, Aragon, Ricardo Tormo, adalah trek yang dipastikan menggelar balapan dua kali.

Tentu adanya wabah virus corona menjadi alasan itu semua. Semua itu dilakukan karena memang tak ada sirkuit di luar Eropa yang mampu menjadi tuan rumah MotoGP, jadi mau tak mau Dorna Sports memilih memusatkan balapan MotoGP 2020 di kawan Eropa.

Baca Juga: Stoner Sebut MotoGP 2020 Tak Menarik karena Tidak Ada Marquez

Casey Stoner

Keputusan itu ternyata membuat mantan pembalap Ducati dan Honda, yakni Casey Stoner merasa heran. Ia heran bukan karena keputusan Dorna Sports selaku promotor MotoGP, melainkan penyebutan gelar juara dunia di musim ini.

Bagi Stoner, MotoGP 2020 bukanlah lagi Kejuaraan Dunia MotoGP, mungkin lebih tepatnya kejuaraan Eropa MotoGP. Sebab memang balapan di musim ini hanya berpusat di Kawasan Eropa saja.

“Saya merasa agak sulit menyebut kompetisi MotoGP tahun ini disebut kejuaraan dunia. Anda tidak berkeliling dunia untuk menciptakan suatu kejuaraan,” ungkap Stoner, dilansir dari Marca, Kamis (10/9/2020).

Kendati begitu, Stoner tetap mendukung MotoGP 2020 diteruskan meski sedikit merasa aneh jika disebut kejuaraan dunia. Ia melihat dengan dilanjutkannya kompetisi, maka ada banyak pihak yang diselamatkan, baik itu pembalap, kru tim, sponsor dan banyak hal lainnya.

Stoner merasa balapan hanya di Eropa jauh lebih baik ketimbang tak melanjutkan MotoGP 2020. Jadi, ia benar-benar mendukung kompetisi berjalan kembali.

Binder tak disangka dapat menang di MotoGP Republik Ceko 2020

“Saya pikir itu fantastis bahwa balapan (MotoGP 2020) terus berjalan. Sangat bagus bahwa setiap orang di tim setidaknya dapat memperbaiki posisi mereka, dan untuk sponsor dan untuk semua orang yang terbaik yang bisa kami lakukan adalah menjaga semuanya berjalan,” tambah Stoner.

Kini, yang menjadi pertanyaan Stoner adalah siapakah pembalap yang akan memenangkan MotoGP 2020. Dengan absennya Marc Marquez (Repsol Honda) karena cedera, sulit bagi Stoner memprediksi siapa yang akan keluar sebagai pemenangnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini