LESMO – Penyebab rem motor Maverick Vinales tidak berfungsi dengan baik pada MotoGP Styria 2020 akhirnya terungkap. Motor YZR M-1 bernomor 12 itu ternyata memakai perangkat rem lama. Hal itu dilakukan karena The Top Gun merasa tidak nyaman dengan paket rem baru yang dibawa Brembo.
Sebagaimana diberitakan, jalannya lomba di Sirkuit Red Bull Ring, Spielberg, Austria, itu sedikit terganggu dengan kecelakaan yang terjadi di tikungan pertama pada putaran 17. Maverick Vinales melompat dari motornya karena tidak bisa dihentikan pada titik pengereman.
Motor berwarna biru-hitam itu menabrak pembatas yang terbuat dari balon udara hingga robek dalam kecepatan tinggi. Sang pembalap berhasil selamat dan dipuji karena bereaksi dengan cepat. Dari hasil penyelidikan, terungkap motor itu memakai paket rem edisi lawas (2019).
Baca juga: Penyedia Perangkat Rem MotoGP Beri Klarifikasi Terkait Insiden Vinales di GP Styria

Direktur Tim Monster Energy Yamaha, Massimo Meregalli menerangkan, keputusan memakai rem lama itu tidak terlepas dari perasaan sang pembalap sendiri. Maverick Vinales tidak terlalu nyaman dengan paket baru yang dibawa Brembo, sang pemasok tunggal di MotoGP.
“Tim memilih memasang sistem pengereman standar (2019). Brembo membawa pembaruan (2020) dan kami memasangnya di motor Valentino (Rossi), Fabio (Quartararo), dan Franco (Morbidelli),” papar Massimo Meregalli, dikutip dari Crash, Minggu (6/9/2020).
“Maverick tidak memakainya karena remnya tidak pernah terlalu panas seperti tiga orang rekannya itu. Ketika dia mencoba paket rem baru, dia juga tidak terlalu nyaman,” imbuh pria berkebangsaan Italia tersebut.