"Itu adalah salah satu momen terburuk, tapi saya belajar sesuatu untuk masa depan. Tentu saja saya khawatir, tapi senang mengalami momen itu untuk membuat lompatan," pungkas pembalap 21 tahun tersebut.
Di sepanjang gelaran Moto2 2018, Quartararo hanya sekali meraih kemenangan dari total dua podium yang ia peroleh. Pada akhir musim, Quartararo hanya bisa menempati posisi ke-10 klasemen Moto2.
Itulah mengapa banyak pihak yang terkejut ketika Quartararo tampil bagus dalam Kejuaraan Dunia MotoGP 2019. Banyak yang tak menyangka bahwa seorang pembalap yang diremehkan di kelas Moto2 justru mampu tampil hebat di pentas MotoGP.
Kini, Quartararo pun bertekad untuk membuktikan diri dengan meraih gelar juara dunia di kelas premier. Meski begitu, Quartararo sadar bahwa ini bukan perkara mudah.
(Mochamad Rezhatama Herdanu)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.