ROMA – Pengamat MotoGP ternama, Carlo Pernat, memberikan analisisnya terkait peluang Jorge Lorenzo kembali membela Tim Mission Winnow Ducati di MotoGP musim 2021. Pernat mengaku sangat ragu bahwa Lorenzo bakal kembali dipinang oleh Tim Ducati.
Sebagaimana diketahui, manajemen Tim Ducati memang sedang mencari sosok pembalap yang bisa mereka rekrut untuk tampil di MotoGP 2021. Hal tersebut terjadi setelah pembalap andalan mereka, yakni Andrea Dovizioso, memilih untuk tak menambah masa baktinya.
Ya, beberapa waktu lalu, Dovizioso memang sudah memberikan jawaban terkait masa depannya bersama Tim Ducati. DesmoDovi –julukan Dovizioso– akhirnya memilih untuk tak memperpanjang kontraknya bersama Tim Ducati yang akan kadaluwarsa pada akhir tahun ini.

Ketidakmampuan Tim Ducati memenuhi tuntutan gaji besar dari Dovizioso pun disinyalir jadi penyebab utama kegagalan negosiasi kontrak baru pembalap asal Italia tersebut. Hal tersebut tentu menjadi kerugian bagi Tim Ducati.
Terlebih dalam tiga musim terakhir, Dovizioso memiliki kontribusi luar biasa untuk Tim Ducati dengan berhasil menjadi runner-up. Bahkan pada MotoGP 2020, Dovizioso berpeluang besar menyabet gelar juara dunia pertamanya, lantaran masih bersaing ketat dengan Fabio Quartararo di tabel klasemen.
Baca Juga: Meski Ada Kesamaan, Zeelenberg Ungkap Perbedaan Sifat Lorenzo dan Quartararo
Dengan kondisi tersebut lantas memunculkan pertanyaan mengenai siapa pembalap yang bakal menggantikan peran Dovizioso di Tim Ducati pada MotoGP 2021. Sejauh ini beberapa nama seperti Francesco Bagnaia, Enea Bastianini, serta Lorenzo masuk dalam kandidat suksesor Dovizioso.
Masuknya Lorenzo dalam daftar tersebut memang tak begitu mengejutkan. Terlebih selama membela Tim Ducati, X-Fuera –julukan Lorenzo– memang berhasil menunjukkan performa yang bisa dikatakan cukup mengesankan.
Pernat pun lantas coba memberikan analisisnya terkait kans Lorenzo kembali membela Tim Ducati di MotoGP 2021. Pernat mengaku ragu rumor Lorenzo kembali ke Tim Ducati bakal terealisasikan. Sebab, ia percaya bahwa Tim Ducati bakal lebih memilih menggaet pembalap muda seperti Bastianini.
“Saya merasa yakin bahwa 80% Enea akan datang ke Ducati. Strategi mereka telah sedikit berubah. Sebab mereka hanya memberikan kontrak setahun pada semua pembalap mereka, dengan opsi lanjutan setahun,” jelas Pernat, seperti disadur dari GPOne, Kamis (3/9/2020).
Baca Juga: Lorenzo Gantikan Dovizioso di Ducati, Ini Tanggapan Tardozzi
“Ini bikin Ducati tertekan, dan mereka harus mengevaluasi semuanya. Menurut saya ini strategi yang sangat bagus, karena berarti mereka memberlakukan modernisasi. Ini adalah jalan baru bagi Ducati,” sambung sosok yang juga sempat menjabat manajer pribadi Andrea Iannone itu
“Saya merasa bahwa Jorge sudah tidak lagi mempunyai peluang balapan lagi (bersama Tim Ducati). Tadinya ia memang berpeluang, namun kini Ducati nampaknya bakal lebih memilih mendatangkan pembalap muda,” tuntasnya.
(Ramdani Bur)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.