Nekat Balapan saat Belum Pulih, Brivio: Marquez Sangat Ingin Juara

Djanti Virantika, Jurnalis · Kamis 27 Agustus 2020 18:39 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 27 38 2268557 nekat-balapan-saat-belum-pulih-brivio-marquez-sangat-ingin-juara-NsmqGPQfAX.jpg Marc Marquez. (Foto: Laman resmi MotoGP)

HAMAMATSU – Manajer Tim Suzuki Ecstar, Davide Brivio, mengomentari keputusan Marc Marquez yang sempat nekat menjalani balapan di MotoGP Andalusia 2020. Menurutnya, keputusan itu diambil karena Marquez sangat ingin mengejar gelar juara MotoGP 2020.

Marquez memang sempat membuat publik tercengang beberapa waktu lalu lantaran memutuskan tetap tampil di MotoGP Andalusia 2020 yang berlangsung di Sirkuit Jerez, Spanyol. Padahal, pembalap asal Spanyol itu diketahui baru saja mengalami insiden.

Marc Marquez

Insiden yang terjadi dalam balapan sebelumnya yang bertajuk MotoGP Spanyol 2020 itu diketahui mengakibatkan tulang di lengan kanan Marquez patah. Dengan kondisi ini, ia pun diperkirakan bakal absen.

BACA JUGA: Debut Alex di MotoGP Tak Berjalan Mulus, Begini Respons Marquez

Tetapi, berselang dua hari setelah menjalani operasi, ia ternyata memutuskan untuk tampil di MotoGP Andalusia 2020. Marquez pun benar-benar datang ke Sirkuit Jerez dan mengikuti sejumlah sesi.

Meski begitu, Marquez akhirnya mundur dari pelombaan. Keputusan itu diambil karena pihak Repsol Honda menilai comeback juara dunia delapan kali itu di MotoGP Andalusia 2020 terlalu berisiko.

Keputusan Marquez pun mendapat respons beragam dari publik. Beberapa mengaku terkejut dengan keputusan yang diambil Marquez karena seharusnya ia lebih fokus memulihkan kondisinya yang cedera lebih dahulu.

Brivio sendiri menilai langkah ini diambil karena Marquez yang bersikeras untuk melanjutkan balapan. The Baby Alien –julukan Marquez– nekat melakukannya karena tengah mengejar poin untuk menjuarai MotoGP 2020.

Pasalnya, dalam balapan seri pertama MotoGP 2020 sendiri, Marquez diketahui gagal mendulang satu pun poin. Juara dunia delapan kali itu harus menyudahi lebih dini balapannya karena terjatuh.

Marc Marquez

“Dalam hal ini, saya pikir Marquez sendirilah yang bersikeras. Ketika seorang pembalap ingin mencoba, sejujurnya saya berpikir itu sulit untuk dihentikan,” ujar Marquez, sebagaimana dikutip dari GP One, Kamis (27/8/2020).

“Marquez sangat ingin mengejar kejuaraan dunia dan saya membayangkan Honda menyetujui permintaan ini,” tukasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini