Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Ini Analisis Ahli soal Insiden Vinales di MotoGP Styria 2020

Ezha Herdanu , Jurnalis-Senin, 24 Agustus 2020 |05:17 WIB
Ini Analisis Ahli soal Insiden Vinales di MotoGP Styria 2020
Maverick Vinales (Foto: motogp.com)
A
A
A

SPIELBERG – Pembalap Tim Monster Energy Yamaha, Maverick Vinales, harus meraih hasil kurang optimal ketika menjalani balapan di MotoGP Austria 2020. Ya, Vinales harus puas menyudahi balapan di MotoGP Styria 2020 tanpa meraih poin satupun.

Dalam balapan yang berlangsung di Sirkuit Red Bull Ring, Minggu 23 Agustus 2020 malam WIB tersebut, Vinales sejatinya tampil cukup mengesankan sejak lap pertama. Memulai balapan dari posisi kelima, sempat bisa bersaing dengan para pembalap terdepan.

Akan tetapi seiring berjalannya balapan, Vinales justru menunjukkan penurunan kecepatan. Bahkan The Top Gun –julukan Vinales– sempat turun hingga posisi ke-13 dalam balapan di MotoGP Styria 2020 tersebut.

Maverick Vinales

Tidak sampai di situ, Vinales sendiri harus menerima kenyataan gagal menyelesaikan balapan MotoGP Styria 2020. Ya, Vinales memutuskan untuk meloncat dari motornya dalam kecepatan 218 km/jam, ketika tepatnya pada lap ke-17 jelang memasuki tikungan pertama.

Keputusan tersebut dinilai sangat berbahaya, mengingat dirinya bisa saja tertabrak oleh pembalap yang berada di belakangnya. Selain itu, benturan badan dengan aspal dengan kecepatan motor seperti itu bisa berakibat cedera parah untuk Vinales.

Baca Juga: Tak Hanya Vinales, Pembalap MotoGP Lainnya juga Doakan agar Marquez Cepat Sembuh

Bahkan motor Vinales sendiri sempat terekam kamera terbakar kala menabrak dinding pembatas. Akibat kejadian tersebut stewards yang bertugas di MotoGP Styria 2020 harus mengibarkan red flag bertanda balapan harus dihentikan sementara.

Pasalnya, stewards akan membersihkan lintasan. Dikhawatirkan oli serta serpihan motor Vinales akibat yang berceceran di lintasan insiden tersebut dapat membahayakan para pembalap lainnya yang masih melaju di lintasan.

Salah satu pengamat MotoGP, Simon Patterson, lantas memberikan analisisnya terkait insiden yang dialami oleh Vinales di MotoGP Styria 2020. Patterson menyebut Vinales mengalami masalah pada rem motornya, sehingga insiden itu terjadi.

Petterson sendiri menutut agar teknisi Tim Yamaha untuk bisa memperbaiki permasalahan tersebut. Pasalnya apabila mereka tidak fokus dalam penyelesaikan masalah itu, Patterson percaya insiden-insiden lainnya akan dialami oleh pembalap Tim Yamaha lainnya, seperti Valentino Rossi.

Baca Juga: Menangi MotoGP Styria 2020, Oliveira Akui Insiden Vinales Membantunya

“Vinales mengalami kerusakan pada rem motornya, sehingga ia memilih melompat dari YZR-M1 yang dia kendarai. Masalah tersebut sebenarnya sudah dikeluhkan (Fabio) Quartararo sejak pekan lalu,” jelas Patterson, seperti dikutio dari The Racer, Senin (24/8/2020).

“Bayangkan, bagaimana rasanya lompat dari motor saat berada di kecepatan 200 km/jam. Balapan baru saja separuh jalan ketika peristiwa itu terjadi, dan rem motor Vinales mengalami kerusakan. Jika saya menjadi Rossi, maka saya bakal frustrasi menghadapi balapan Minggu depan,” tutupnya.

(Ramdani Bur)

Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita Sport lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement