SPIELBERG – Pembalap Tim KTM Red Bull, Pol Espargaro sangat menyayangkan dirinya lagi-lagi gagal mencapai garis finis dalam balapan MotoGP 2020. Terbaru, rider asal Spanyol itu kembali mengalami senggolan dengan pembalap lain di MotoGP Austria 2020 sehingga dirinya harus menyudahi balapan lebih cepat.
Pembalap yang bersenggolan dengan Pol adalah rekan setimnya dari KTM Tech3, yakni Miguel Oliveira. Gara-gara tabrakan itu, Pol pun kembali gagal meraih poin penting.
Lebih pahitnya lagi, Pol gagal menyudahi balapan ketika performanya sedang sangat baik. Hal itulah yang membuat Pol merasa kecewa dan benar-benar kesal dengan hasil balapan seri keempat MotoGP 2020 tersebut.
Akan tetapi, Pol menegaskan ia tidak marah dengan insiden bersenggolan dengan Oliveira. Sebab, ia merasa memang ketika insiden itu terjadi, tekad balapannya perlahan mulai menurun.
Baca Juga: Hasil Balapan MotoGP Austria 2020, Dovizioso Rebut Kemenangan

Jadi, sebenarnya insiden dengan Oliveira dirasa Pol bukanlah penyebab utama ia gagal meraih hasil manis di balapan Sirkuit Red Bull Ring tersebut. Tetapi hal yang membuatnya gagal meraih hasil baik itu adalah ketika red flag dikibarkan.
Seperti yang diketahui, red flag memang dikabarkan ketika balapan MotoGP Austria 2020 baru memasuki delapan lap. Kecelakaan parah antara rider Petronas Yamaha SRT, Franco Morbidelli dengan Johann Zarco (Reale Avintia Ducati), membuat jalannya balapan harus ditunda sementara waktu.
Penundaan itu jelas sangat merugikan Pol. Sebab sesaat sebelum kecelakaan Zarco dan Morbidelli terjadi, saudara kandung Aleix Espargaro itu sedang memimpin jalannya balapan. Tentunya gara-gara balapan dihentikan, momentum langka yang dimilik Pol pun hilang juga.