Dovizioso Yakin Ducati Lebih Diuntungkan di Sirkuit Brno

Admiraldy Eka Saputra, Jurnalis · Rabu 05 Agustus 2020 23:43 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 05 38 2257666 dovizioso-yakin-ducati-lebih-diuntungkan-di-sirkuit-brno-ntbifnw33y.jpg Andrea Dovizioso (Foto: Ducati)

BOLOGNA – Pembalap Mission Winnow Ducati, Andrea Dovizioso, memberikan komentar jelang tampil di seri ketiga musim ini. Rider asal Italia itu mengaku optimis bisa meraih hasil maksimal pada balapan yang berlangsung di Sirkuit Brno, akhir pekan nanti.

Menurutnya, karakter motor yang lebih cocok dengan kondisi lintasan membuat Ducati bakal lebih diuntungkan ketimbang pabrikan lain. Dovizioso pun yakin dirinya bisa memaksimalkan peforma Desmosedici GP milik pabrikan Borno Panigale.

Baca juga: Ciabatti: Ducati Tak Tutup Kemungkinan Lepas Dovizioso di MotoGP 2021

“Brno adalah lintasan yang akan memungkinkan kami untuk mengambil keuntungan dari kekuatan motor Desmosedici GP kami, tetapi ini tidak akan cukup karena kami harus segera mulai kuat sejak latihan bebas Jumat,” ujar Dovizioso, seperti dilansir dari laman Crash, Rabu (5/8/2020).

“Di Jerez kami bekerja dengan baik, meningkat dari hari ke hari dan sekarang kami harus mengkonsolidasikan apa yang telah kami pelajari sejauh ini dalam tiga balapan berikutnya,” lanjut Dovizioso.

“Seharusnya juga tidak sepanas di dua dokter Jerez, dan saya pikir itu juga akan menjadi di sisi kami,” sambungnya.

Dovizioso boleh saja cukup optimis dengan performa motornya pada seri ketiga nanti. Namun patut diketahui, Sirkuit Brno yang menjadi tuan rumah seri ketiga nanti termasuk salah satu sirkuit yang cukup ‘tricky’ bagi para pembalap. Salah satunya karena karakter lintasan yang memiliki tingkat kesulitan pengereman yang cukup tinggi.

Baca juga: Dovizioso Sebut Vinales dan Quartararo Jadi Ancaman Nyata di MotoGP Republik Ceko 2020

Setidaknya ada empat tikungan yang biasanya jadi titik di mana para pembalap harus melakukan pengereman dengan cukup keras. Tikungan tersebut adalah tikungan 1, 3, 5, dan tikungan ke 10.

Pada titik-titik tersebut mereka di tuntut untuk mengurangi kecepatan sampai lebih dari 170 Km/jam, dan pembalap akan mengerem selama sampai 4,5 detik. Tidak heran balapan di Brno jadi ajang para pembalap untuk beradu kepiawaian dalam melakukan late braking.

(mrh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini