Balapan di Brno dan Spielberg Jadi Acuan Ducati untuk Perbarui Kontrak Dovizioso

Hendry Kurniawan, Jurnalis · Rabu 05 Agustus 2020 09:15 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 05 38 2257100 balapan-di-brno-dan-spielberg-jadi-acuan-ducati-untuk-perbarui-kontrak-dovizioso-UD5MRPW1yh.jpg Andrea Dovizioso (Foto: Laman resmi MotoGP)

BRNO – Hingga saat ini Andrea Dovizioso masih belum menemukan kata sepakat dengan pihak Ducati perihal pembaruan kontrak. Pada akhirnya, kubu Ducati pun memutuskan untuk menunggu hingga balapan seri kelima MotoGP 2020 sebelum mengambil keputusan.

Kontrak Dovizioso di Mission Winnow Ducati sejatinya akan berakhir setelah musim balap MotoGP 2020 usai. Dovizioso dan Ducati sebenarnya sama-sama ingin melanjutkan kerja sama, namun si pembalap menuntut kenaikan gaji.

Hal itu pada akhirnya membuat pihak Ducati merasa keberatan. Akan tetapi, di sisi lain, mereka pun masih membutuhkan jasa Dovizioso. Sebab, dalam tiga musim terakhir, Dovizioso selalu tampil sebagai runner-up kejuaraan.

Baca juga: Marquez Absen di Brno, Tim Dokter MotoGP Harus Tanggung Jawab

Marc Marquez vs Andrea Dovizioso

Maka dari itu, Ducati pun memberikan tantangan kepada Dovizoso hingga balapan seri kelima. Jika Dovizioso mampu meraih kemenangan pada seri ketiga di Brno, serta seri keempat dan kelima di Spielberg, maka Ducati akan menuruti permintaan pembalap asal Italia tersebut.

Pasalnya, selama tiga musim terakhir, yang menjadi penghalang Dovizioso untuk meraih gelar juara hanyalah Marc Marquez. Sementara itu, saat ini Marquez sedang mengalami cedera sehingga harus absen balapan.

Ducati menginginkan agar Dovizioso memafaatkan situasi ini untuk meraih kemenangan. Apalagi, Dovizioso juga memiliki catatan apik saat tampil di Spielberg.

Dalam tiga musim terakhir, Dovizioso tercatat telah sebanyak dua kali meraih kemenangan di Spielberg. Maka dari itu, sudah sepatutnya Dovizioso kembali mendapatkan kemenangan musim ini. Apalagi dengan absennya Marquez.

Ducati sebenarnya sedikit kecewa dengan Dovizioso. Sebab, dalam dua seri balapan pertama musim ini, Dovizioso gagal meraih kemenangan. Padahal, di dua balapan tersebut Marquez tidak ada. Itulah mengapa, tiga seri balapan ke depan bakal dijadikan acuan Ducati untuk menilai Dovizioso.

“Sayangnya, sangat mungkin (Ducati berpisah dengan Dovizioso), ketika menyangkut gaji dan ide-ide dari mereka yang terlibat sangat berjauhan. Saya pikir kedua belah pihak dapat membuat konsesi dan kompromi,” ujar Direktur Olahraga Ducati, Paolo Ciabatti, mengutip dari Speedweek, Rabu (5/8/2020).

“Pada akhirnya Anda selalu harus menemukan kompromi yang dapat diterima. Tujuan kami adalah menemukan kesepakatan untuk melanjutkan bersama Dovi. Ini juga akan tergantung pada diskusi lebih lanjut dengan Dovi yang akan kita lakukan antara Brno dan Austria (Spielberg),” pungkas Ciabatti.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini