Share

Brivio Kecewa Rins Absen Membalap di MotoGP Spanyol 2020

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis · Minggu 19 Juli 2020 16:04 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 19 38 2248788 brivio-kecewa-rins-absen-membalap-di-motogp-spanyol-2020-OmWx5o7bim.jpg Davide Brivio berbincang dengan Alex Rins (Foto: Twitter/@SuzukiOfficial)

JEREZ – Manajer Tim Suzuki Ecstar, David Brivio, kecewa karena pembalap andalannya, Alex Rins, tidak bisa mengaspal pada seri perdana MotoGP Spanyol 2020. Ia berharap pembalap asal Spanyol itu dapat sembuh pada seri kedua di MotoGP Andalusia 2020, 26 Juli mendatang.

Seperti diberitakan, Alex Rins mengalami kecelakaan hebat pada Kualifikasi MotoGP Spanyol 2020 di Sirkuit Jerez-Angel Nieto, pada Sabtu 18 Juli malam WIB. Ia terjatuh saat sedang melaju kencang di tikungan 11 guna menajamkan catatan waktunya.

Hembusan angin yang kencang dituding menjadi penyebab Alex Rins kesulitan mengendalikan motornya. Kecelakaan itu menyebabkan bahu kanannya bergeser sehingga dinyatakan tidak fit untuk balapan.

Baca juga: Absen di MotoGP Spanyol 2020, Rins Berjanji Pulih Secepatnya

Alex Rins dan Davide Brivio mendengarkan penjelasan tim dokter (Foto: Twitter/@suzukimotogp)

Kepastian tidak mengaspalnya Alex Rins baru keluar pada Minggu (19/7/2020) sore WIB. Absennya pembalap berusia 24 tahun itu jelas membuat Davide Brivio kecewa. Sebab, pembalap andalannya itu punya kecepatan yang bagus sepanjang sesi latihan bebas.

“Kami sangat kecewa Alex tidak bisa balapan, terutama karena kami merasa dia punya kans mencetak hasil bagus. Alex sangat cepat dengan pace yang bagus. Jadi, ini sangat disayangkan,” ucap Davide Brivio, dikutip dari laman resmi MotoGP.

“Melihat kecelakaan ini terjadi pada musim yang pendek, membuatnya lebih sulit diterima. Dia tidak bisa membalap hari ini, tetapi sepanjang pekan depan kami akan berusaha membuatnya kembali ke lintasan pada seri berikutnya,” imbuh pria asal Italia tersebut.

Follow Berita Okezone di Google News

Dengan jadwal MotoGP 2020 yang padat dan untuk sementara hanya 13 seri, absen pada satu balapan jelas menjadi pukulan berat untuk peluang menjadi juara dunia. Setidaknya, Alex Rins sudah defisit 25 poin dari pemenang lomba MotoGP Spanyol 2020.

Kekecewaan yang sama turut dirasakan oleh sang pembalap sendiri. Meski kecewa, Alex Rins bertekad untuk kembali secepat mungkin, paling tidak pekan depan. Ia yakin bantuan dari tim medis MotoGP dapat membuat masa pemulihan lebih singkat.

Ahli traumatologi MotoGP, Dokter Xavier Mir menuturkan, tim medis harus melakukan tindakan sedasi untuk mengembalikan bahunya ke posisi semula. Tindakan itu jauh lebih menyakitkan dibandingkan patah tulang karena tidak dilakukan lewat operasi bedah.

“Dia mengalami dislokasi pada bahu kanan yang menyebabkan rasa sakit luar biasa. Jadi, setelah rontgen, dia langsung menjalani sedasi untuk mengembalikan bahu ke posisi semula. Tindakan itu lebih menyakitkan dibandingkan patah tulang,” urai Dokter Xavier Mir.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini