Sebelumnya, langkah Ducati untuk membawa Jack Miller ke tim pabrikan dinilai terlalu cepat. Apalagi keputusan tersebut diambil tanpa melihat terlebih dulu kualitas sang pembalap musim ini.
Akan tetapi, Keputusan yang dinilai terlalu terburu-buru itu sebenarnya dilakukan lantaran Ducati tak ingin kalah cepat dari tim pabrikan lain yakni KTM yang juga dikabarkan mengincar jasa Miller musim depan.

Miller sendiri merasa terhormat bisa mendapat kesempatan untuk berada di tim pabrikan musim depan. Ia pun siap membayar rasa hormatnya dengan memberi gelar juara dunia bagi tim asal Italia tersebut.
Sebenarnya, salah satu faktor yang membuat Ducati memilih Jack Miller sebagai pengganti Danilo Petrucci adalah karena menganggap pembalap Australia itu lebih mahir dalam menguasai Desmosedici GP di lintasan. Pembalap 25 tahun itu pun diyakini bisa lebih baik dan membuat Ducati berpeluang untuk bersaing di posisi depan pada 2021 nanti.
(Ramdani Bur)