KTM Dianggap Terburu-buru Rekrut Danilo Petrucci

Rivan Nasri Rachman, Jurnalis · Rabu 08 Juli 2020 09:37 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 08 38 2242905 ktm-dianggap-terburu-buru-rekrut-danilo-petrucci-pdnLy5dCfX.jpeg Pembalap Tim Mission Winnow Ducati, Danilo Petrucci. (Foto: Twitter Petrucci)

BOLOGNA – Pengamat MotoGP, Carlo Pernat, menilai kepindahan Danilo Petrucci ke KTM Tech3 adalah sebuah langkah yang terlalu terburu-buru. Menurutnya KTM benar-benar tak memperhitungkan banyak hal untuk memilih keputusan tersebut.

Seperti yang diketahui, beberapa waktu yang lalu KTM sudah memberitahukan Petrucci akan menjadi bagian dari tim Tech3 pada MotoGP 2021 mendatang. Pembalap asal Italia itu dipastikan akan mendapatkan motor terbaik KTM meski berada di tim satelit.

Memasukkan Petrucci di tim satelit dan bukan di pabrikan dirasa Pernat adalah sebuah langkah yang sangat tidak tepat. Sebab menurut Pernat, Petrucci masih memiliki kemampuan untuk bersaing memperebutkan posisi podium.

Baca Juga: Stoner Berikan Saran untuk Miller agar Sukses di MotoGP 2021

Danilo Petrucci

Seharusnya, jika KTM benar-benar tertarik dengan Petrucci, Pernat merasa seharusnya mantan rider Pramac Ducati itu berada di tim KTM Red Bull atau pabrikannya. Karena jumlah kru yang bakal membantu Petrucci nantinya jelas akan berbeda.

Hal itu karena kru di satelit dan tim pabrikan tentunya jauh lebih banyak di tim utama. Jadi, Pernat percaya Petrucci justru akan sulit berkembang jika harus membela Tim KTM Tech3.

Menurut Pernat, KTM terlalu terburu-buru hingga mengambil sebuah keputusan panik. Efek kepergian Pol Espargaro pun dirasa Pernat menjadi alasan KTM langsung saja mencari pembalap yang sedang tidak ada tim untuk MotoGP 2021 nanti.

“Menurut saya, mereka (KTM) sedang dalam kebingungan. Apalagi mereka juga telah kehilangan Pol Espargaro. Mereka telah membuat pilihan yang salah dari sudut pandang manajerial,” jelas Pernat, dikutip dari GPOne, Rabu (8/7/2020).

Kenyataan Petrucci bergabung dengan KTM Tech3 untuk menemani Iker Lecuona di tim satelit tersebut benar-benar di luar pemikiran Pernat. Apalagi di posisi tim pabrikan KTM, tim tersebut justru memilih untuk menduetkan Binder dengan Miguel Oliveira.

Dovizioso dan Petrucci

Pernat yang mengetahui hal tersebut mengaku kaget. Ia tak menyangka seorang Petrucci justru hanya memperkuat tim satelit KTM. Meski dijanjikan motor yang sama persis dengan tim pabrikan, namun Pernat merasa KTM sudah benar-benar salah dalam mengambil keputusan.

Menarik memang melihat pergerakan yang diambil oleh KTM. Tim asal Austria itu berani mempercayai Oliveira dan Binder yang belum memperlihatkan hasil yang benar-benar bagus di ajang MotoGP. Bahkan Binder saja baru akan melakoni debutnya di MotoGP pada musim ini.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini