Share

Pembalap Ini Angkat Topi atas Karier Fantastis Rossi

Andika Pratama, Jurnalis · Senin 06 Juli 2020 13:56 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 06 38 2241853 pembalap-ini-angkat-topi-atas-karier-fantastis-rossi-dPVesN4ChH.jpg Valentino Rossi (Foto: MotoGP)

TAVULLIA – Pembalap penguji KTM di Moto3, Efren Vazquez, sangat kagum dengan karier panjang Valentino Rossi (Monster Energy Yamaha) di MotoGP. Vazquez hanya bisa mengangkat topi di hadapan Rossi, atas segala prestasi yang telah pembalap berpaspor Italia itu ukir.

Rossi memulai kariernya dari kelas 125cc bersama Aprilia pada 1996. Sejak itu, Rossi mulai mengukir namanya dalam buku sejarah MotoGP dengan segala prestasinya. Rossi dua musim berlaga di kelas 125cc dan meraih satu gelar juara pada 1997.

Valentino Rossi (Foto: MotoGP)

Pada musim berikutnya, Rossi yang bertahan Aprilia naik ke kelas 250cc. Penampilan apik Rossi membuahkan gelar juara pada musim keduanya di kelas 250 cc. Prestasi itu lalu mengantarkan Rossi ke level tertinggi dunia balap motor, yakni MotoGP, pada musim 2000.

BACA JUGA: Rossi Diprediksi Takkan Umumkan Keputusan soal Masa Depan di Sirkuit Jerez

Repsol Honda jadi tim pertama Rossi di MotoGP. The Doctor –julukan Rossi– membela Honda selama empat musim dan meraih tiga gelar juara secara beruntun dari 2001-2003. Setelah mengakhiri musim 2003 dengan gelar, Rossi pun ke Yamaha pada 2004.

Rossi langsung memberikan Yamaha dua gelar pada dua musim pertamanya. Setelah itu, Rossi kembali menjadi juara bersama Yamaha pada musim 2008 dan 2009. Musim 2009 jadi tahun terakhir Rossi dengan Yamaha. Rossi bergabung ke Ducati pada musim 2011, tetapi gagal unjuk gigi. Rossi hanya dua musim membela Ducati, sebelum bergabung kembali ke Yamaha sampai sekarang.

Karier panjang Rossi di MotoGP adalah bukti hasrat The Doctor terhadap dunia balap, menurut Vazquez. Hasrat membalap yang begitu besar memacu Rossi untuk terus tampil di MotoGP, meski sekarang sudah berusia 41 tahun.

“Yang benar adalah saya telah mengubah pendapat pribadi saya tentang Rossi beberapa kali. Awal kariernya membuat saya terpesona. Saya sangat mengaguminya,” kata Vazquez, menyadur dari Tutto Motori Web, Senin (6/7/2020).

“Namun, pada tahun 2004-2005, saya ingin pembalap lain menang. Tetapi untuk beberapa tahun sekarang saya tidak bisa melakukan apa pun selain mengangkat topi hanya karena hasratnya untuk balapan,” ujarnya.

Namun, nasib Rossi pada MotoGP 2021 belumlah jelas. Kontrak Rossi yang habis pada akhir musim 2020 tidak diperpanjang Yamaha, sehingga dia pun menghadapi dua pilihan, yakni pensiun atau gabung ke tim lain.

Keputusan pensiun cukup masuk akal untuk Rossi, yang akan berumur 42 tahun pada musim depan. Akan tetapi, Rossi kemungkinan besar tidak akan pensiun pada akhir musim ini. Sebab, Petronas Yamaha SRT (tim satelit Yamaha) ingin memakai jasanya pada MotoGP 2021.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini