Ciabatti Sayangkan FIM Tak Ungkap Nama Pembalap yang Langgar Aturan Tes

Djanti Virantika, Jurnalis · Jum'at 03 Juli 2020 15:50 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 03 38 2240713 ciabatti-sayangkan-fim-tak-ungkap-nama-pembalap-yang-langgar-aturan-tes-mDamza7KnU.jpg Paolo Ciabatti. (Foto: Twitter Ciabatti)

BOLOGNA – Direktur Olahraga Ducati, Paolo Ciabatti, memastikan pembalap di timnya tak turut terseret ke kasus dugaan pelanggaran aturan dalam tes tertutup MotoGP. Ia pun turut menyayangkan langkah Federasi Balap Motor Internasional (FIM) tak menyebutkan nama pembalap yang terseret kasus tersebut karena justru akan menimbulkan spekulasi.

FIM memang tengah menyelidiki dugaan pelanggaran aturan yang dilakukan pembalap saat melakukan tes tertutup MotoGP. Sayangnya, dalam pengumuman yang dirilis pada Kamis 2 Juli 2020, FIM tak merilis nama pembalap yang diduga melakukan pelanggaran tersebut.

Fabio Quartararo

Kondisi ini pun akhirnya memicu timbulnya sejumlah rumor. Kabar paling santer terdengar menyebut nama pembalap tim satelit Yamaha, Fabio Quartararo. Ia diduga melakukan pelanggaran aturan tersebut saat menjalani tes di Sirkuit Paul Richard, Prancis.

BACA JUGA: FIM Selidiki Dugaan Pelanggaran Pembalap MotoGP saat Jalani Tes Tertutup

“Kami bukan pihak yang dimaksud (FIM melakukan pelanggaran aturan dalam latihan tertutup). Saya setuju bahwa rilis FIM seharusnya berisi nama dan indikasi yang tepat guna mencegah spekulasi,” ujar Ciabatti, sebagaimana dikutip dari GP One, Jumat (3/7/2020).

“Dalam kasus seperti ini, memberi kesempatan khusus kepada tim akan lebih tepat dan memadai guna memberi mereka kesempatan menjawab,” lanjutnya.

Terkait pelanggaran yang dilakukan sendiri, FIM mencurigai beberapa pembalap telah menggunakan mesin yang dianggap terlalu mirip dengan motor grand prix saat menjalani tes pribadi atau FIM tidak diberi tahu tentang modifikasi mesin yang digunakan dalam pelatihan. Hal ini diketahui dilarang dalam tes tertutup.

Meskipun beberapa perubahan dapat dilakukan untuk tujuan pelatihan, modifikasi harus diberitahukan kepada Direktur Teknis terlebih dahulu. Direktur Teknis MotoGP, Danny Aldridge, pun mengonfirmasi kepada Crash bahwa siapa pun yang berencana berpartisipasi dalam pelatihan di sirkuit harus meminta persetujuan terlebih dahulu terkait motor yang ingin digunakan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini