“Adalah normal bagi Marc untuk menjadi nomor satu (di Honda) dengan empat gelar Kejuaraan Dunia berturut-turut. Motor secara bertahap disesuaikan dengannya, membuatnya lebih sulit bagi pengendara lain seperti saya. Honda mencoba memperbaiki mesin, tetapi semakin kuat, semakin banyak masalah di tikungan," ungkap Lorenzo, menyadur dari Motorsport Total, Jumat (3/7/2020).
"Feeling terhadap roda depan sangat sulit dan kami kehilangan kecepatan tikungan dibandingkan dengan motor sebelumnya. Setiap kali saya mendorong, saya jatuh tanpa tahu apa yang sebenarnya terjadi," lanjut Lorenzo.
(Ramdani Bur)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.