Share

Terancam Hukuman 4 Tahun, Iannone Diragukan Bisa Tampil di MotoGP 2020

Djanti Virantika, Jurnalis · Senin 15 Juni 2020 20:31 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 15 38 2230502 terancam-hukuman-4-tahun-iannone-diragukan-bisa-tampil-di-motogp-2020-dXC819xyJk.jpg Andrea Iannone. (Foto: Laman resmi MotoGP)

NOALE – Pengamat MotoGP, Carlo Pernat, mengomentari nasib pembalap Tim Aprilia Gresini, Andrea Iannone, untuk mentas di MotoGP 2020. Ia tampak ragu bisa melihat Iannone menjalani balapan pada musim ini karena situasinya yang dinilai semakin buruk akibat terseret kasus doping.

Iannone kini memang tengah terseret dalam kasus doping akibat hasil tes urine saat MotoGP Malaysia 2019 dinyatakan positif terkandung zat terlarang. Federasi Balap Motor Internasional (FIM) pun telah memberi sanksi kepada Iannone berupa larangan membalap selama 18 bulan.

Andrea Iannone

Mendapati hal tersebut, pembalap berjuluk The Maniac Joe itu pun mengajukan banding ke Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS). Iannone yakin bisa terhindar dari hukuman karena FIM sendiri mengakui bahwa kandungan zat terlarang itu bukan dikonsumsi secara sengaja, melainkan lewat kontaminasi daging yang dimakan sebelum tes.

BACA JUGA: WADA Tuntut Hukuman Iannone Ditambah hingga 4 Tahun

Alih-alih menghindari hukuman, Badan Antidoping Internasional (WADA) justru meminta CAS untuk menjatuhkan hukuman selama empat tahun kepada Iannone. Hal ini tentu saja akan menjadi mimpi buruk kepada Iannone. Sebab, hukuman itu dapat membuatnya tak bisa menjalani balapan di MotoGP dalam waktu panjang, termasuk musim ini.

Pernat sendiri sejatinya berharap bisa melihat aksi Iannone di pentas MotoGP musim ini yang akan dimulai pada 19 Juli. Tetapi kini, ia ragu harapannya bisa menjadi kenyataan, mengingat adanya desakan WADA untuk menambah masa hukuman kepada Iannone.

“Saya ingin melihatnya (Iannone) berlomba, tetapi situasinya semakin buruk. Itu (membawanya kembali mentas di MotoGP dalam waktu dekat) sama sekali tidak sederhana. Empat tahun ini adalah risiko nyata,” ujar Pernat, sebagaimana dikutip dari GP One, Senin (15/6/2020).

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini