F1 Pastikan GP Azerbaijan, Singapura, dan Jepang Dicoret dari Kalender 2020

Rivan Nasri Rachman, Jurnalis · Jum'at 12 Juni 2020 18:36 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 12 37 2229088 f1-pastikan-gp-azebaijan-singapura-dan-jepang-dicoret-dari-kalender-2020-ilfeVIQ4sA.jpg Kemeriahan F1 GP Singapura. (Foto: Twitter @F1NightRace)

AJANG Formula One (F1) memang telah mengumumkan jadwal baru untuk musim 2020. Namun, jadwal terbaru itu hanya berisikan delapan seri saja lantaran masih ada beberapa Grand Prix (GP) yang masih belum memiliki kejelasan kapan bakal dilangsungkannya balapan tersebut.

Akan tetapi, kini balapan yang belum memiliki kejelasan itu perlahan mulai terlihat kejelasannya. Sayangnya, kejelasan tersebut ternyata bukannya masuk ke dalam kalender F1 2020, melainkan dicoret.

Baca Juga: Hamilton Sudah Tak Sabar untuk Hadapi Tiga Pembalap Ini di F1 2020

Tepatnya ada tiga seri balapan F1 yang dicoret dari kalender musim 2020, yakni GP Azerbaijan, Singapura, dan Jepang. Ketiga seri itu dipastikan batal lantaran ada beberapa halangan yang membuat F1 tak bisa menjadikan negara-negara tersebut menjadi tuan rumah.

Seperti halnya Azerbaijan dan Singapura dibatalkan karena kedua negara tersebut tak bisa menjamin bisa mendapatkan waktu yang tepat untuk mempersiapkan sirkuit jalan mereka. Sebagaimana diketahui, GP Azerbaijan dan Singapura bukanlah berlangsung di sirkuit resmi melainkan di jalanan.

Sementara kasus berbeda terjadi di Jepang. Balapan di Sirkuit Suzuka tak bisa berlangsung karena Negeri Sakura itu memiliki larangan pembatasan perjalanan dari dan ke negara mereka. Dengan begitu, otomatis balapan F1 di Jepang tidak memungkinkan.

“Sebagai hasil dari tantangan berkelanjutan yang disajikan oleh COVID-19, kami dan para promotor kami di Azerbaijan, Singapura dan Jepang telah mengambil keputusan untuk membatalkan balapan mereka untuk musim 2020,” ujar Chase Carey selakus bos F1, dikutip dari Crash, Jumat (12/6/2020).

“Keputusan ini diambil karena berbagai tantangan yang dihadapi promotor kami di negara-negara tersebut. Di Singapura dan Azerbaijan, tak adanya kepastian dari waktu yang dibutuhkan untuk membangun sirkuit jalanan membuat penyelenggaraan tidak mungkin terjadi. Lalu untuk di Jepang, pembatasan perjalanan yang berkelanjutan juga menyebabkan kami harus mengambil keputusan untuk tidak melanjutkan balapan di sana” tutupnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini