Petra Kvitova Ingin Grand Slam Dibatalkan daripada Digelar Tanpa Penonton

Ezha Herdanu, Jurnalis · Rabu 27 Mei 2020 04:38 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 05 27 40 2220053 petra-kvitova-ingin-grand-slam-dibatalkan-daripada-digelar-tanpa-penonton-HmmKLoJo2k.jpg Petra Kvitova (Foto: @Petra_Kvitova)

BRNO – Petenis putri papan atas dunia, Petra Kvitova, mengutarakan pandangan soal rencana menggelar sejumlah turnamen Grand Slam tanpa kehadiran penonton. Kvitova mengaku akan lebih memilih sejumlah turnamen Grand Slam dibatalkan saja, ketimbang digelar tanpa kehadiran penonton.

Sebagaimana diketahui, seluruh cabang olahraga memang terkena dampak terhadap pandemi virus Corona (Covid-19) yang kini tengah melanda hampir seantero dunia. Tenis pun menjadi salah satu olahraga yang membuat jadwal turmanen mereka yang sudah tersusun rapih jadi berantakan.

Petra Kvitova

Kejuaraan tenis dunia sendiri praktis berhenti sejak Maret kemarin dan baru mungkin berlanjut pada Juli nanti. Pasalnya dengan cukup banyaknya negara yang memberlakukan karantina wilayah serta larangan perjalanan luar negeri, membuat digelarnya turnamen tenis berskala global nyaris terwujud.

Baca Juga: Petenis Cantik Eugenie Bouchard Ungkap Kriteria untuk Pasangan Kencannya

Kvitova pun memahami betul kondisi yang pada saat ini tengah terjadi. Maka dari itu, petenis putri berkebangsaan Republik Ceko tersebut memilih untuk membatalkan sejumlah turnamen Grand Slam yang tersisa, daripada tetap digelar tanpa kehadiran penonton di tribun.

“Saya sudah berumur dan saya masih ingin tampil di Grand Slam. Akan tetapi apabila harus digelar tanpa penonton, lebih baik saya menarik diri dari turnamen itu,” ucap Kvitova, seperti dilaporkan oleh Eurosport, Rabu (27/5/2020).

“Tampil di Grand Slam memang hal yang luar biasa. Tapi kalau tidak ada penontonnya, bagi saya, menjadi tidak istimewa. Grand Slam tidak sepantasnya digelar tanpa penonton,” ungkap peraih gelar juara Wimbledon 2011 dan 2014 tersebut.

1
2
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini