Share

Pirro Tuding Honda Desak Penghapusan Wildcard, Kepala Kru Marquez Beri Komentar

Djanti Virantika, Jurnalis · Senin 25 Mei 2020 20:15 WIB
https: img.okezone.com content 2020 05 25 38 2219362 pirro-tuding-honda-desak-penghapusan-wildcard-kepala-kru-marquez-beri-komentar-CkVOLHr4l4.jpg Michele Pirro. (Foto: AFP)

AALST โ€“ Kepala kru Marc Marquez, Santi Hernandez, mengomentari tudingan test rider atau pembalap penguji Ducati, Michele Pirro, yang menyebut Honda sengaja mendesak penghapusan wildcard untuk MotoGP 2020. Menurut Hernandez, komentar itu diutarakan tidak pada tempatnya.

Pirro memang baru-baru ini menduga ada peran Honda di balik penghapusan wildcard MotoGP 2020. Hal tersebut dilakukan Honda demi mencegah Jorge Lorenzo untuk melakoni balapn kembali dengan motor Yamaha YZR M-1.

Valentino Rossi dan Jorge Lorenzo

Sebab, di gelaran MotoGP 2020, Lorenzo yang menyandang status sebagai pembalap penguji Yamaha memang dipastikan bakal menerima wildcard dalam seri Catalunya. Tetapi, lantaran penyelenggaraan balapan yang terganggu akibat merebaknya virus corona, Komite Balap MotoGP pun mengumumkan penghapusan jatah wildcard bagi lima tim pabrikan.

BACA JUGA: Puig Bantah Tuduhan Pirro soal Honda Balas Dendam ke Lorenzo

Dalam penjelasannya disebutkan bahwa penghapusan wildcard dilakukan demi meminimalkan jumlah personel tim dalam sebuah balapan. Hal itu sesuai dengan protokol yang sedang dirancang Dorna Sports. Tetapi, Pirro memiliki pandangan yang berbeda.

Mendapati situasi ini, Hernandez pun menampik keras tudingan Pirro. Sebab, Honda sendiri dipastikan turut terkena dampak dengan dihapusnya wildcard MotoGP 2020. Sebab, Honda juga ingin menampilkan pembalap pengujinya dalam balapan musim ini.

โ€œKomentar ini tidak pada tempatnya. Dorna telah menentukan bahwa akan ada minimum personel di paddock. Saya tidak tahu mengapa dia mengatakan itu karena Honda juga akan mendapat manfaat dari memasang wildcard,โ€ ujar Hernandez, sebagaimana dikutip dari Tutto Motori Web, Senin (25/5/2020).

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini