nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tak Ingin Ambil Risiko, Petronas Yamaha Prioritaskan Merekrut Rossi

Hendry Kurniawan, Jurnalis · Sabtu 23 Mei 2020 18:45 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2020 05 23 38 2218639 tak-ingin-ambil-risiko-petronas-yamaha-prioritaskan-merekrut-rossi-k7Vr5FsRXB.jpg Pembalap Monster Energy Yamaha, Valentino Rossi (Foto: Laman Resmi MotoGP)

SEPANG – Direkrutnya Fabio Quartararo ke tim pabrikan membuat Petronas Yamaha SRT kini harus mencari pembalap baru untuk MotoGP 2021. Adapun pembalap yang paling santer disebut bakal bergabung dengan Petronas Yamaha adalah Valentino Rossi.

Kendati demikian, pimpinan Petronas Yamaha SRT, Razlan Razali, menerangkan bahwa saat ini belum ada pembicaraan apa pun dengan Rossi perihal kerja sama mereka. Meski begitu, Razali tak memungkiri bahwa merekrut Rossi bisa menjadi solusi terbaik bagi Petronas Yamaha.

Baca juga: Dari Rossi, Vinales Belajar untuk Tetap Tenang di Lintasan

Valentino Rossi

Petronas Yamaha sebenarnya adalah tim yang dibuat untuk mengembangkan pembalap muda. Akan tetapi, saat ini mereka kesulitan untuk mencari pembalap muda yang potensial. Sebab, pandemi Corona membuat kejuaraan Moto2 ditangguhkan, sehingga mereka tak bisa memberikan penilaian dengan layak.

Razali tentunya tak ingin timnya merekrut pembalap secara sembarangan. Menurutnya, hal tersebut terlalu berisiko. Maka dari itu, ia lebih memprioritaskan untuk menggaet Rossi. Sebagaimana diketahui, The Doctor adalah pembalap yang penuh pengalaman.

“Ini mungkin atau mungkin bukan keajaiban unik bagi tim kami, tetapi kami percaya bahwa mengembangkan pembalap muda adalah cara yang harus dilakukan untuk tim dan kejuaraan dunia,” ujar Razali, seperti dilansir dari Speedweek, Sabtu (23/5/2020).

"Jika ini adalah kejuaraan dunia yang normal, kami akan membuat segalanya tergantung pada bagaimana bagaimana pembalap Moto2 yang kami cari tampil di paruh pertama musim ini. Pada titik ini, kami akan sudah melakukan beberapa percakapan, karena setelah delapan balapan kami tahu kinerja apa yang mereka berikan,” jelas Razali.

“Akan tetapi, ini tahun yang tidak biasa dan menempatkan rookie ke MotoGP tanpa melihatnya balapan adalah risiko besar. Kami tidak bisa mengambil risiko ini. Sulit bagi kami untuk mempertimbangkan pemula untuk tahun depan,” tandas pria asal Malaysia tersebut.

1
2
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini