“Secara pribadi, saya menolak ide itu karena semua motor sudah siap. Benar bahwa Anda bisa menghemat uang dengan pembatasan suku cadang, tetapi menganggapnya sebagai investasi, lebih merugikan daripada memberikan manfaat,” tutur Manajer Tim Monster Energy Yamaha, Massimo Meregalli, dikutip dari Motorsport, Kamis (16/4/2020).
“Mungkin tidak akan ada 19 balapan tahun ini, jadi itu bisa saja seperti menabung. Anda juga bisa berpikir soal pergi membalap dengan sesedikit mungkin staf. Namun, saya tidak menyukai ide satu motor untuk satu pembalap,” pungkas pria berkebangsaan Italia itu.
(Mochamad Rezhatama Herdanu)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.