"Kontaminasi makanan telah diakui, karena itu berarti mengakui bahwa pembalap tidak bersalah. Dalam praktiknya, seolah-olah Andrea telah diberitahu bahwa dia bersalah pergi ke hotel untuk makan dada ayam, tenderloin atau sesuatu yang lain, seolah-olah dia telah memesannya secara khusus," ujar Rivola, menyadur dari Tutto Motori Web, Minggu (12/4/2020).
"Jelas, larangan 18 bulan sangat tidak proporsional. Ada banyak keadaan meringankan yang telah mengurangi masa hukuman dua tahun ini menjadi 18 bulan. Mereka mungkin berpikir mereka menjatuhkan hukuman yang tidak terlalu berat, tetapi pada kenyataannya itu adalah keabadian bagi pembalap yang akan berusia 31 tahun," lanjut Rivola.
(Ramdani Bur)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.