"Fabio bisa saja melakukan kesalahan, dan kini ia harus bekerja dengan kepala jernih demi pengembangan motor, agar bisa menghadapi tekanan, dan meraih hasil baik. Kini ia harus menghadapi itu semua, dan menghadapi dua rider terbaik: Maverick dan Vale. Ini takkan mudah," lanjut Espargaro.
"Yamaha memang harus menatap masa depan, fokus pada tahun-tahun mendatang. Vale memang kuat, senjata pemasaran yang baik, dan sangat populer. Tapi Yamaha ingin menang dengan rider muda seperti tim lain. Semua tim ingin talenta muda, dan Yamaha ambil langkah tepat dengan menutup semua pintu hanya dalam tiga hari," tandasnya.
(Mochamad Rezhatama Herdanu)