nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ducati Lebih Memilih Andrea Iannone ketimbang Dovizioso

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis · Senin 06 April 2020 23:12 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 04 06 38 2195054 ducati-lebih-memilih-andrea-iannone-ketimbang-dovizioso-uURNqt4Zt8.jpg Ducati sempat lebih memilih Andrea Iannone ketimbang Dovizioso (Foto: MotoGP)

GENOA – Karier Andrea Dovizioso bersama Ducati Corse bisa saja berakhir lebih cepat pada penghujung MotoGP 2016. Beruntung, tawaran kontrak tim asal Bologna itu kepada Andrea Iannone ditolak sehingga DesmoDovi bisa bertahan.

Seperti diketahui, Ducati Corse merekrut Jorge Lorenzo pada akhir musim 2016 untuk dua tahun ke depan. Satu kursi di tim tersebut lantas menjadi rebutan antara Andrea Iannone dan Andrea Dovizioso. Apalagi, kontrak keduanya sama-sama habis pada penghujung MotoGP 2016.

Andrea Iannone dan Dovizioso berebut kursi di Ducati Corse (Foto: MotoGP)

Baca juga: Dovizioso Tak Takut jika Harus Kehilangan Tempat di Pabrikan Ducati

Eks Manajer Andrea Iannone, Carlo Pernat mengklaim, Ducati Corse lebih memilih pembalap asal Italia itu ketimbang Andrea Dovizioso. Nama yang disebut terakhir beruntung bisa bertahan di Ducati Corse karena tawaran perpanjangan kontrak ditolak oleh The Maniac Joe.

“Saya menyarankan agar Andrea Iannone bertahan. Ducati mengajukan tawaran lebih dulu kepada Iannone, bukan Dovizioso. Saya ulangi, bukan Ducati yang melepas Andrea Iannone. Dia tidak bisa menerima syarat-syarat yang diajukan dalam tawaran sehingga akhirnya Dovi ditawari perpanjangan kontrak oleh Ducati,” papar Carlo Pernat, dikutip dari Motorsport Total, Senin (6/4/2020).

“Dovizioso harus merelakan potong gaji 50% demi bertahan di Ducati. Pada titik itu, Iannone berjudi dengan kariernya. Jika hal sebaliknya terjadi, mungkin dia sudah mengantongi satu gelar juara dunia sekarang,” imbuh lelaki berkebangsaan Italia tersebut.

Karier Andrea Iannone memang meredup sejak hengkang dari Ducati pada awal musim 2017. Dua tahun memperkuat Suzuki Ecstar, pembalap bernomor motor 29 itu lantas menerima pinangan Aprilia pada awal 2019. Kini, nasibnya tengah diperjuangkan lewat pengadilan akibat hukuman 18 bulan larangan membalap karena diduga doping.

1
2
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini