Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Ini Kekhawatiran Terbesar Mir dengan Mundurnya Balapan di MotoGP 2020

Ezha Herdanu , Jurnalis-Sabtu, 28 Maret 2020 |05:39 WIB
Ini Kekhawatiran Terbesar Mir dengan Mundurnya Balapan di MotoGP 2020
Joan Mir (Foto: motogp.com)
A
A
A

MADRID – Pembalap Tim Suzuki Ecstar, Joan Mir, mengungkapkan apa yang menjadi kekhawatiran terbesarnya usai tidak jelas kapan dimulainya MotoGP musim 2020. Mir takut jadwal yang berlarut-larut membuat para pembalap akan dihadapi jadwal ketat di akhir musim MotoGP 2020.

Jadwal MotoGP musim ini memang jadi berantakan lantaran penyebaran virus Corona (Covid-19) di hampir seluruh negara. Situasi tersebut membuat pemerintah dunia menunda hingga membatalkan sejumlah agenda yang memicu keramaian, termasuk event olahraga macam balapan MotoGP.

Joan Mir

Sejauh ini sudah terdapat satu seri MotoGP 2020 yang dibatalkan lantaran penyebaran virus Corona, yakni seri pembuka di Sirkuit Losail. Sementara tiga balapan lainnya, yakni MotoGP Thailand, Argentina, serta Amerika Serikat terpaksa jadwalnya harus dimundurkan.

Baca Juga: Marquez Nilai Rins dan Mir Kian Kompetitif

Meski begitu, Dorna –selaku promotor MotoGP– cukup percaya diri bisa menggelar 19 balapan di musim ini. Namun dengan belum jelasnya kapan MotoGP 2020 dimulai, ada peluang 19 balapan tersebut bakal dilangsungkan dengan jarak yang sangat berdekatan. Mir pun menilai situasi itu bakal memaksa para pembalap berkerja ekstrakeras.

“Saya sangat kaget melihat evolusi virus ini (Corona) di seluruh dunia, dan semua dampak negatifnya pada begitu banyak keluarga. Ini sungguh menyedihkan. Kita harus tetap kuat dan bersatu. Saya coba menonton berita untuk memahami situasi, tapi saya tak ingin terobsesi. Saya coba hati-hati dan mempercayai para ahli saja,” ucap Mir, seperti disadur dari Marca, Sabtu (28/3/2020).

Baca Juga: Yamaha Gerak Cepat Amankan Quartararo, Suzuki Masih Percayakan Rins

“Akhir musim nanti bakal berat, karena kami harus bekerja keras di setiap balapan, dengan sedikit waktu istirahat di sela-selanya. Ini sulit terutama untuk mental. Secara fisik, kami bisa menanggungnya, tapi secara mental, ini bakal seperti ujian. Tapi saat ini kompetisi adalah nomor dua, yang utama adalah kesehatan,” tutup pembalap asal Spanyol itu.

(Ramdani Bur)

Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita Sport lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement