nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Start MotoGP 2020 Mundur, Bagnaia Sudah Rindu Balapan

Djanti Virantika, Jurnalis · Kamis 26 Maret 2020 13:13 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 03 26 38 2189258 start-motogp-2020-mundur-bagnaia-sudah-rindu-balapan-cdxdyqcR5h.jpg Francesco Bagnaia.(Foto: Twitter MotoGP)

TURIN – Pembalap Tim Pramac Ducati, Francesco Bagnaia, sudah begitu merindukan balapan di pentas MotoGP. Sayangnya, sampai saat ini, ia dan para pembalap lain di MotoGP masih belum mengetahui secara pasti kapan balapan perdana pada musim ini akan digelar.

Penyelenggaraan MotoGP 2020 memang tak bisa berjalan sesuai jadwal akibat merebaknya virus corona. Sejumlah seri harus ditunda hingga dibatalkan. Hal tersebut sudah dialami oleh empat seri awal musim ini.

Francesco Bagnaia

Balapan seri perdana yang berlangsung di Sirkuit Losail, Qatar, telah dipastikan batal digelar. Sementara itu, tiga seri lainnya, yakni Thailand, Amerika Serikat, dan Argentina, harus ditunda karena merebaknya virus corona di tiga negara tersebut.

BACA JUGA: Daftar Pembalap yang Ikut Balapan Virtual MotoGP, Ada Marquez hingga Quartararo

Sejauh ini, balapan perdana sendiri diperkirakan akan berlangsung di Sirkuit Jerez, Spanyol, pada 3 Mei 2020. Tetapi, banyak pihak meragukan balapan bisa digelar sesuai jadwal di sana karena turut merebaknya virus corona. Balapan sendiri diperkirakan baru akan berlangsung pada Juni.

Mendapati situasi ini, Bagnaia sendiri terus berusaha menjalani latihan di rumahnya.  Hal ini dilakukan demi menjaga kondisi tubuhnya tetap bugar dan siap untuk menjalani balapan perdana nantinya. Tetapi, ia tetap tak bisa menampik kerinduannya dengan dunia balap motor.

“Jika kami baru akan membalap dalam dua bulan lagi, saya harus berlatih secara maksimal selama jeda ini. Kami harus menjaga kondisi agar tetap fit, mengikuti diet ketat, mengonsumsi makanan yang baik. Anda melakukan push-up, peregangan, tetapi sulit untuk memiliki motivasi yang sama di rumah,” ujar Bagnaia, sebagaimana dikutip dari Tutto Motori Web, Kamis (26/3/2020).

“Saya benar-benar rindu mengendarai motor. Saya merasa kehilangan perasaan yang meningkat dalam tes, kecepatan, dan kinerja secara umum. Saya pikir saya akan merasakan rindu ini untuk waktu yang lama, ini yang saya takuti, tetapi kami harus beradaptasi,” tukasnya.

1
2
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini