BIRMINGHAM – Pebulu tangkis tunggal putri Indonesia, Gregoria Mariska Tunjung, enggan memandang remeh lawannya di babak pertama All England 2020 Super 1000, yakni Yeo Jia Min (Singapura). Hal itu dilakukan, meski Gregoria unggul secara rekor pertemun atas Yeo.
Gregoria dan Yeo diketahui sudah berhadapan sebanyak tiga kali. Dari tiga pertemuan tersebut, Gregoria pun bisa memenangi seluruh laga. Kemenangan teranyarnya diraih pada ajang SEA Games 2019 di nomor pertendingan beregu putri.

Dalam laga tersebut, Gregoria yang turun di partai pertama mampu menyelesaikan lomba secara straight set dengan skor 21-15 dan 23-21. Tak hanya rekor pertemuan, secara ranking, Gregoria diketahui juga lebih unggul dari Yeo. Pemain asal Wonogiri itu diketahui kini tengah menempati urutan ke-23 dunia, sementara Yeo berada di posisi ke-26.
BACA JUGA: PV Sindhu Pilih Tolak Bersalaman Selama Gelaran All England 2020
Tentu saja, kondisi tersebut bisa menjadi bekal penting bagi pemain berusia 20 tahun itu untuk menghadapi Yeo di All England 2020. Tetapi, Gregoria tetap enggan memandang remeh lawan. Ia mewaspadai betul permainan Yeo.