Sejumlah Balapan F1 GP 2020 Dihantui Virus Korona, Ferrari Minta Kejelasan

Djanti Virantika, Jurnalis · Senin 02 Maret 2020 21:21 WIB
https: img.okezone.com content 2020 03 02 37 2177002 sejumlah-balapan-f1-gp-2020-dihantui-virus-korona-ferrari-minta-kejelasan-J0yyCBtyY8.jpg Sebastian Vettel. (Foto: Twitter Sebastian Vettel)

MARANELLO – Penyelenggaraan sejumlah balapan di Formula One (F1) 2020 kini tengah terancam virus korona. Mendapati kondisi ini, pihak salah satu tim di F1, yakni Scuderia Ferrari, pun meminta kejelasan dari pihak penyelenggara.

Manajer Tim Ferrari, Mattia Binotto, menilai penting bagi pihak penyelenggara untuk memberi jaminan kepada setiap pihak di F1 sebelum menggelar balapan di negara yang sudah terinfeksi virus korona. Sebab, keselamatan staf sendiri nantinya akan menjadi tanggung jawab masing-masing tim.

Sebastian Vettel

"Sulit untuk mengikuti tes. Beberapa teknisi tinggal di rumah untuk menghindari risiko. Kami perlu jaminan sebelum pergi. Ketika kami berada di sana, kami tidak bisa hanya menunggu situasi dan baru kemudian bereaksi,” ujar Binotto, sebagaimana dikuitp dari Speedweek, Senin (2/3/2020).

BACA JUGA: Sejumlah Balapan F1 Terancam Virus Korona, Ini Tanggapan Lewis Hamilton

“Kami juga harus tahu apa konsekuensinya jika ada masalah. Kami harus melindungi karyawan kami. Kami memiliki tanggung jawab kolektif dan pribadi untuk mereka. Jadi, penting untuk memastikan situasi, apa pun skenarionya, diketahui dan jelas sebelum Anda bepergian,” lanjutnya.

Saat ini, sejumlah balapan di F1 2020 memang tengah dihantui dengan virus korona. Salah satu balapan bahkan telah dipastikan ditunda, yakni Grand Prix (GP) China. Penundaan ini dilakukan karena China sendiri diketahui menjadi negara dengan jumlah kasus terbanyak untuk virus COVID-19 tersebut.

Selain F1 GP China 2020, balapan seri pertama di Australia diketahui juga terancam. Sebab, Australia juga telah terdeteksi memiliki kasus positif virus korona. Tetapi, pihak penyelenggara sendiri telah memastikan balapan bisa diselenggarakan sesuai jadwal, yakni pada 15 Maret 2020.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini