Share

Ezpeleta: Rossi Bisa Pensiun karena Faktor Mental Bukan Fisik

Djanti Virantika, Jurnalis · Rabu 19 Februari 2020 16:53 WIB
https: img.okezone.com content 2020 02 19 38 2170978 ezpeleta-rossi-bisa-pensiun-karena-faktor-mental-bukan-fisik-fvNbObWXgU.jpg Valentino Rossi. (Foto: Laman resmi MotoGP)

MADRID – CEO Dorna (Promotor MotoGP), Carlo Ezpeleta, mengomentari soal masa depan Valentino Rossi yang sudah di ambang pensiun. Ia mengatakan pemicu utama Rossi untuk pensiun adalah faktor mental, bukan karena masalah fisiknya yang dinilai banyak pihak sudah tua.

Kelanjutan karier Rossi di pentas MotoGP kini memang tengah dipertanyakan. Jelang kontraknya berakhir di tim pabrikan Yamaha, The Doctor –julukan Rossi– belum membuat keputusan apakan akan terus melanjutkan perjalanan kariernya atau justru akan gantung helm.

Penampilan Valentino Rossi di MotoGP 2019

Opsi pensiun muncul mengingat usia Rossi yang sudah tak muda lagi. Pada Minggu 16 Februari 2020, pembalap asal Italia itu baru saja merayakan hari ulang tahunnya yang ke-41. Usia tersebut pun dipercaya banyak pihak bakal memengaruhi performa Rossi di atas sirkuit. Terbukti, hasil yang kurang manis kerap diraihnya dalam beberapa musim terakhir.

BACA JUGA: Soal Masa Depan Rossi, Ezpeleta Siap Beri Dukungan Penuh jika Tak Pensiun

Tetapi, Ezpeleta punya pandangan yang berbeda. Ia menilai penyebab utama jika Rossi akhirnya memutuskan untuk pensiun adalah faktor mental. Rekan setim Maverick Vinales itu merasa lelah telah menjalani karier yang begitu panjang di MotoGP hingga akhirnya memutuskan pensiun. Sebab, secara fisik, Rossi dinilai kini jauh lebih siap dari 10 tahun yang lalu.

"Saya selalu sangat menghormati Valentino (Rossi). Saya tidak pernah bertanya kepadanya apakah dia ingin pensiun atau tidak. Bagi saya kurang rasa hormat untuk menanyakan pertanyaan seperti itu,” ujar Ezpeleta, sebagaimana dikutip dari GP One, Rabu (19/2/2020).

“Jika Anda melihatnya sekarang, Rossi secara fisik lebih siap daripada 10 tahun yang lalu. Karena sekarang, dia sedang berlatih sementara dia tidak melakukannya saat itu! Saya setuju bahwa setelah bertahun-tahun dia mungkin lelah bersaing, lebih karena mental daripada fisik,” tukasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini