Anthony Ungkap Perjuangan Taklukkan Antonsen di Final Indonesia Masters 2020

Bagas Abdiel, Jurnalis · Senin 20 Januari 2020 04:25 WIB
https: img.okezone.com content 2020 01 20 40 2155215 anthony-ungkap-perjuangan-taklukkan-antonsen-di-final-indonesia-masters-2020-yqTJpmZcnp.jpeg Anthony Sinisuka Ginting (Foto: Heru Haryono/Okezone)

JAKARTA – Tunggal putra Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting, mengungkapkan perjuangannya menaklukkan Anders Antonsen di Final Indonesia Masters 2020 Super 500. Anthony pun membutuhkan waktu selama 1 jam 11 menit untuk memastikan gelar juara yang berlangsung di Istora Senayan, Minggu 19 Januari 2020 malam WIB.

Bermain dalam tiga set, Anthony sukses menaklukkan wakil Denmark tersebut dengan skor 17-21, 21-15, dan 21-9. Anthony pun memastikan gelar ketiga bagi tuan rumah sekaligus menjadikan Indonesia sebagai juara umum di turnamen kedua BWF World Tour 2020.

Baca juga Menang atas Antonsen, Anthony Pastikan Gelar Ketiga untuk Indonesia

“Puji Tuhan saya bisa menyelesaikan permainan dengan baik, tidak ada cedera. Saya ucapkan terima kasih kepada yang sudah mendukung dan bantu doa untuk pertandingan final hari ini,” ungkap Anthony seusai pertandingan.

Pada laga tersebut, Anthony mengaku tak patah semangat ketika set pertama harus merelakan kemenangan untuk Antonsen. Sebaliknya, melalui perjuangan yang tidak mudah pula, Anthony perlahan mencoba mengatur strategi untuk bisa mengatasi permainan Antonsen.

“Tadi di set pertama Antonsen dari tempo segala macam dia lebih inisiatif buat menekan saya duluan. Ia memaksa untuk menyerang, trus dari postur badan tinggi juga jadi waktu dia udah menekan saya coba buat menetralkan ke belakang ia bisa cegat-cegat,” tambahnya.

“Set kedua saya coba buat untuk tidak masuk ke permainan tempo cepat. Jadi mencoba untuk melambatkan, coba buat ia berlari maju mundur depan belakang dan segala macam. Pada set ketiga mungkin sudah mulai kendor dan capek. Jadi banyak mati sendiri dan mudah dimatikan,” pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini